Skip to main content
Kades

Kades Medankarya Realisasikan DD Sesuai Harapan Masyarakat

Karawang, TuntasOnline.com - Program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, telah kucurkan Dana Desa (DD) langsung kepada Pemerintahan Desa, guna meningkatkan sarana prasarana infrastruktur pembangunan, sehingga menjadi Desa lebih maju, dan dapat mengentaskan kemiskinan serta menekan angka pengangguran, Minggu (21/10/18).

Dalam pelaksanaan peningkatan sarana prasarana infrastruktur pembangunan, Nurhali selaku Kepala Desa Medankarya Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, mengatakan bahwa dirinya setiap melaksanakan pekerjaan apapun selalu melibatkan dengan warga sekitar untuk merealisasikan pembangunan.

"Untuk saat ini pelaksanaan pekerjaan yang sedang berjalan realisasi pembangunan Jalan Lingkungan (Jaling) tepatnya di Dusun Tanjungkerta Rt 09/03 Desa Medankarya, di biayai Dana Desa tahap kedua sebesar 40 persen yang di gelontorkan Pemerintah Pusat 2018,"ungkapnya waktu ditemui Wartawan TuntasOnline.com, di lokasi pembangunan jaling, Minggu (21/10/18).

Lanjutnya, pembangunan jaling tersebut panjangnya 600 meter, saat ini sedang dikerjakan dan pelaksanaannya dengan memberdayakan masyarakat sekitar terutama dalam penggunaan tenaga kerjanya. Sesuai tujuan utama dari digelontorkan nya DD kepada masing-masing Desa. Dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

"Dengan selesainya pembangunan jaling tersebut lingkungan Desa akan semakin asri, karena selama ini jalan-jalan lingkungan yang ada di Desa ini mayoritas belum pernah dilakukan pengecoran. Dan dalam pengerjaannya kita berdayakan masyarakat setempat sesuai Nawacita Pak Jokowi. Semua pelaksanaannya secara swakelola dengan meilbatkan masyarakat Desa sendiri, tidak melibatkan pemborong,"ujarnya.

Selanjutnya, Nurhali, mengatakan realisasi pembangunan yang dibiayai DD tahap dua 2018, selain membanguna jalan lingkungan digunakan juga untuk membangun Posyandu di Dusun Tanjungkerta Rt 07/03. Tujuan Posyandu antara lain, menurunkan angka kematian bayi (AKB), angka kematian ibu (ibu hamil), melahirkan dan nifas.

"Selain itu dapat meningkatkan peran serta masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan dan KB serta kegiatan lainnya yang menunjang untuk tercapainya masyarakat sehat sejahtera, dan bisa difungsikan sebagai wahana gerakan reproduksi keluarga sejahtera, gerakan ketahanan keluarga dan gerakan ekonomi keluarga sejahtera,"pungkasnya.

Facebook comments

Adsense Google Auto Size