Pasar Tradisional Rengasdengklok Butuh Perhatian Yang Serius Dari Pemerintah
Karawang,Tuntasonline.com - Pasar Tradisional Rengasdengklok terlihat semrawut dan kumuh, dengan banyaknya pedagang kaki lima yang tak teratur, parkir liar, dan lainnya sehingga menjadikan lalu lintas terhambat dan menimbulkan kemacetan panjang setiap harinya.
Hasil pantauan Wartawan Tuntasonline.com (26/02/18), hal tersebut menjadi sorotan semua pihak, termasuk yang di lontarkan oleh wakil ketua 2 DPRD Ajang Supandi, menurutnya, ketegasan dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Karawang untuk segera merelokasi pasar tradisonal Rengasdengklok, dan seringkali membahas persoalan pasar tersebut saat rapat paripurna, pernah juga mendesak Pemkab agar segera lakukan relokasi pasar tersebut,
"Selanjutnya, untuk mengenai permasalahan parkir liar, ia juga pernah berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhunungan untuk mengatur parkir tersebut. Namun, kurangnya sosialisasi membuat parkir liar masih ada,"ucapnya.
Di tempat yang sama, Abdurrohman (53) pedagang pasar Rengasdengklok, mengaku sangat terganggu dengan genangan air yang berada di dalam pasar, dengan adanya turun hujan sekali genangan air sampai berminggu -minggu,
"Hal tersebut diakibatkan drainase yang mampet, sehingga keadaan dalam pasar kosong melompong, karena mayoritas pedagang merangsek ke luar guna memasang meja untuk menjajakan dagangannya meskipun harus menggunakan badan jalan. "Gimana gak macet terus, pedagangnya pada keluar semua,"ungkapnya.
Selanjutnya Abdurrohman mengutarakan, sebelum pasar di relokasi, dirinya sangat berharap agar dibenahi terlebih dahulu, minimalnya dapat di rapihkan.
"Di samping kesadaran para pedagang dipasar, jika membuat pasar baru, pemerintah harus benar - benar memperhatikan drainasenya, agar tidak terjadi hal seperti ini lagi. "Drainase yang paling utama, jangan sampai di lewatkan, harus benar-benar rapih,"pungkasnya.(Sule)
- 48 views
Facebook comments