Kurangnya Fasilitas Akademik, Mahasiswa UNIB Lakukan Aksi
Bengkulu, Tuntasonline.com - Mahasiswa Universitas Bengkulu lakukan Aksi didepan Gedung Rektorat Universitas Bengkulu pada Jumat(6/4), Adapun salah satu tuntutan yang di suarakan oleh Massa aksi yakni Peningkatan Fasilitas Akademik yang dimiliki oleh Universitas Bengkulu terkait Visi Rektor Universitas Bengkulu untuk membuat Universitas Bengkulu menjadi Universitas kelas Dunia pada tahun 2025.
Kurang mendukungnya fasilitas Akademik yang ada, membuat mahasiswa UNIB yang selama ini sudah bersabar dan menunggu peningkatan mutu Fasilitas Akademik meradang. Puncaknya, Mahasiswa UNIB lakukan Aksi didepan Gedung Rektorat Universitas Bengkulu. Visi yang di canangkan oleh Rektor Universitas Bengkulu Ridwan Nurazi yakni membuat Universitas Bengkulu Menjadi Universitas Kelas Dunia pada 2025 dinilai hanya isapan jempol belaka. Pasalnya, untuk mendorong Visi tersebut, Pihak Rektorat Universitas Bengkulu tidak dibarengi dengan pembangunan Fasilitas Akademik yang secara langsung maupun tidak langsung akan membantu mewujudkan Visi tersebut.
Wakil Rektor 3 Syahrial menemui Massa aksi didepan Gedung Rektorat Universitas Bengkulu, dan mengatakan bahwa beliau sangat bangga dan tersanjung dengan aksi yang dilakukan oleh Mahasiswa. Namun, jika hanya melakukan aksi di rasa kurang efektif dalam menyelesaikan permasalahan yang dituntut oleh Massa aksi. Oleh Karena itu, Warek 3 Universitas Bengkulu mengundang 25 orang perwakilan Massa Aksi untuk masuk dan berdialog dengan Rektor Universitas Bengkulu beserta jajarannya. "Dengan adanya Aksi ini, jujut saya tersanjung, saya merasa bangga, dan saya mendukung sepenuhnya aksi kalian ini. Saya katakan kepada Rektor bahwa demo ini memang tugas kalian sebagai mahasiswa. Akan tetapi jika kalian hanya berorasi, ini tidak akan efektif, jadi solusinya saya akan mengundang perwakilan dari kawan-kawan untuk masuk dan berdialog dengan Rektor beserta jajarannya," Tegas Syahrial dihadapan Mahasiswa.
Mahasiswa juga menyambut baik solusi yang ditawarkan oleh Warek 3 tersebut, akan tetapi mahasiswa tetap meminta agar Rektor keluar terlebih dahulu dan menemui Massa Aksi. Massa Aksi tak henti memanggil Ridwan Nurazi untuk keluar dan menemui Massa aksi. Usaha yang dilakukan oleh Massa Aksi pun tak sia-sia, Rektor Universitas Bengkulu akhirnya keluar dan menjelaskan solusi yang ditawarkan oleh Warek 3 UNIB tersebut. "Agar lebih efektif, mari kita adakan dialog didalam, dan saya meminta perwakilan 25 orang saja dari adik-adik mahasiswa, kita dengan aspirasi dan kita berdiskusi untuk menyelesaikan permasalahannya," Ujar Ridwan Nurazi.
Aksi yang dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Bengkulu berjalan dengan damai tanpa adanya tindakan-tindakan perusakan maupun gesekan dengan Pihak Pengamanan Kampus Universitas Bengkulu. Aksi Mahasiswa UNIB ini juga diisi dengan aksi teatrikal yang dilakukan oleh Massa aksi. Dalam Aksi teatrikalnya menceritakan tentang dibungkamnya suara mahasiswa oleh seseorang yang memiliki kewenangan dan memegang kebijakan. Akan tetapi, mahasiswa tidak hanya tinggal diam dan tidak akan menyerah untuk menyuarakan aspirasinya, hingga akhirnya sang pemegang kebijakan kalah dengan suara mahasiswa.(CW4)
- 87 views
Facebook comments