Skip to main content

Anggaran Pemeliharaan Sarpras SMAN 1 Sumber Jaya Disorot, Tahun 2025 Capai Ratusan Juta Rupiah

 

LAMPUNG BARAT, TuntasOnline.id — Anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk sarana dan prasarana (sarpras) di SMA Negeri 1 Sumber Jaya, Kabupaten Lampung Barat, menjadi sorotan. Pada Tahun Anggaran 2025, sekolah tersebut tercatat menerima pencairan anggaran dalam dua tahap dengan total lebih dari Rp267 juta.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pencairan tahap pertama tercatat sebesar Rp120.822.950, sedangkan pencairan tahap kedua sebesar Rp147.116.400.

Saat dikonfirmasi mengenai realisasi penggunaan dana BOS Tahun Anggaran 2025, Kepala SMA Negeri 1 Sumber Jaya, Junaedi, mengaku belum mengetahui secara rinci penggunaan anggaran tersebut karena realisasinya dilakukan sebelum dirinya menjabat sebagai kepala sekolah.

“Kalau untuk realisasi dana BOS tahun 2025, saya kurang paham, Dinda. Karena itu di zaman Ibu Mike kepala sekolahnya. Saya masuk menjabat kepala sekolah ini baru, setelah semua realisasi,” ujar Junaedi.

Junaedi menjelaskan, setelah melakukan pengecekan melalui ARKAS dan menanyakan kepada pihak terkait, anggaran yang tercantum pada komponen sarana dan prasarana tersebut tidak seluruhnya digunakan untuk pemeliharaan gedung sekolah.

Menurutnya, terdapat alokasi sekitar 7,5 persen yang diperuntukkan bagi pemeliharaan, sementara anggaran lainnya digunakan untuk kebutuhan sarana sekolah, termasuk pemeliharaan perangkat dan pengadaan sejumlah aset.

“Setelah saya lihat dan saya tanya di ARKAS, anggaran itu tidak semuanya untuk pemeliharaan. Ada 7,5 persen, kalau tidak salah, untuk pemeliharaan dari nilai pagu sebesar Rp268 juta tersebut. Sisanya ada juga untuk pemeliharaan mesin seperti laptop, printer, termasuk membeli bola dan aset sekolah lainnya,” jelasnya.

Ia kembali menegaskan bahwa penggunaan anggaran pada komponen tersebut tidak seluruhnya berkaitan dengan pemeliharaan fisik bangunan seperti pengecatan.

“Anggaran pemeliharaan sarpras itu tidak semua untuk pemeliharaan gedung, seperti mengecat. Hanya sekitar 7,5 persen yang untuk itu, dan sisanya untuk membeli aset sekolah dan lain-lain,” ungkap Junaedi.

Kepsek Sebelumnya Belum Berikan Keterangan

Sementara itu, TuntasOnline juga telah beberapa kali berupaya menghubungi kepala sekolah sebelumnya, Mike, untuk mendapatkan penjelasan mengenai realisasi anggaran sarana dan prasarana Tahun Anggaran 2025.

Namun, upaya konfirmasi tersebut belum membuahkan hasil. Nomor telepon yang sebelumnya digunakan untuk menghubungi Mike disebut sudah tidak dapat dihubungi karena telah memblokir nomor wartawan.

Dengan demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan langsung dari kepala sekolah sebelumnya mengenai rincian realisasi anggaran sarana dan prasarana SMAN 1 Sumber Jaya Tahun Anggaran 2025.

Untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, pihak yang bersangkutan tetap memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi maupun hak jawab terkait penggunaan anggaran tersebut.

(WN)

Facebook comments

Berita Terkait

Adsense Google Auto Size