Skip to main content
Masyarakat Resah Tempat Prostitusi,Datangi Polres BU

Masyarakat Resah Tempat Prostitusi,Datangi Polres BU

Masyarakat Desa Kurotidur Kecamatan Kota Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara resah dengan adanya bangunan pondok cinta (tempat mesum) di lingkungan mereka,Warga Desa Kurotidur Kecamatan Kota Arga Makmur mendatangi Polres Bengkulu Utara sekira pukul 11.00 WIB, (03/10/2017).

Pantauan Wartawan Tuntasonline.com Masyarakat meminta aparat segera melakukan tindakan untuk menutup salah satu pondok milik warga setempat yang diduga digunakan sebagai lokasi transaksi prostitusi.

Didampingi oleh perangkat Desa dan warga sekitar, Kepala Desa Kuro Tidur Alex Nauli mengatakan,” Pondok cinta itu milik salah satu warga, tepatnya berada di kebun karet milik Muharram, tempat ini kerap digunakan sebagai lokasi transaksi prostitusi pada siang hingga malam hari.”

Meski sempat beberapa kali digrebek warga dan aparat namun tidak memberikan efek jera kepada pemilik untuk menjalankan bisnis haram tersebut.

“Kami sudah resah, hampir tiap hari pondok cinta digunakan sebagai lokasi ajang prostitusi. Kami harap pihak Kepolisian dapat menutup tempat tersebut, jika tidak kami warga yang akan membongkar paksa,” tutur Kades diruang Aula Reskrim Polres Bengkulu Utara didampingi Camat Kota Arga Makmur.

Sehubungan dengan itu, Kasat Reskrim Polres setempat, AKP Jufri SIK membenarkan, ” Sejumlah warga mendatangi Polres guna meminta petunjuk terkait ajang porstitusi yang berada di Desa Kuro Tidur. Menurut keterangan sejumlah warga aktifitas prostitusi di pondok cinta kembali dijalankan oleh pemilik kebun, padahal telah dilakukan penggrebekan sebelum-sebelumnya.”

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara ini juga menambahkan, ” Kami telah panggil pemilik kebun. Saat ini masih dalam pemeriksaan Satpol PP. Seblumnya pemilik kebun sudah berjanji akan menutup, tapi hingga saat ini prostitusi tersebut masih berjalan. (SULE/Cw1)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size