Ungkapan Kasek SMK Nurul Ansor Diduga Serupa Tapi Tak Sama
Karawang, Tuntasonline.com - Yayasan Pendidikan SMK Nurul Ansor, Jayakerta Karawang, di duga meminta uang dengan sejumlah Rp 4.500.000,-. Uang tersebut di peruntukan untuk acara wisuda bagi siswa dan buat bayar iuran perbulanannya Rp 100,- serta seragam wisuda dengan jumlah siswa 136 orang.
Kepala Sekolah SMK Nurul Ansor, Haerany Susan Nurany, pada waktu itu Hari Minggu (06/05/18) telah di temui Wartawan Tuntasonline.com, di ruang kerjanya setelah lakukan aktivitasnya, dirinya telah mengakui meminta anggaran sejumlah Rp 2.500.000,- (Dua juta lima ratus ribu rupiah) untuk biaya akhir Tahun bagi siswa kelas XII, dan di tambah untuk biaya lainnya.
"Pihak sekolah meminta biaya dengan sejumlah tersebut, atas dasar hasil musyawarah dengan komite serta dukungan dari orang tua siswa. Pasalnya mengingat siswa yang di wisuda pada Tahun 2018 ini di lakukan sifatnya ingin sama seperti kegiatan Tahun kemarin 2017, karena takut ada kecemburuan,"ungkapnya.
Sedangkan menurut salah seorang siswa yang ngambil jurusan Teknis Kendaraan Ringan (TKR) berinisial Rn, (Kelas XII) setelah ikuti acara wisuda waktu di temui Wartawan Tuntasonline.com, Minggu (06/05/18), telah mengatakan, untuk acara akhir Tahun bayar dengan sejumlah Rp 4.500.000,-. Uang tersebut untuk acara wisuda dan biaya seragam wisuda serta bayar iuran bulanan selama satu (1) Tahun,"katanya.
Hal tersebut, dari hasil informasi yang di himpun Wartawan Tuntasonline.com, pada Hari Minggu (06/05/18), yang pernah diungkapkan pihak sekolah (Kasek) dengan siswanya ironis nilai jumlah anggaran terkesan jauh berbeda, demikian.(Sule)
- 161 views
Facebook comments