Skip to main content

Diduga Jatuh Ke Sungai Lau Biang Saat Memancing, Noah Ginting Belum Ditemukan

Karo,TuntasOnline.id - Salah seorang warga Desa Batu Karang Kecamatan Payung Kabupaten Karo bernama Noah Ginting (60) hilang diduga jatuh ke Sungai Lau Biang yang cukup deras saat memancing.

Diketahui korban satu malaman tidak pulang kerumah sehingga mengundang kecurigaan keluarga dimana korban diketahui memancing ikan di sungai Lau Biang Namo Belo Kite Buah  Desa Batu Karang Kecamatan Payung Kabupaten Karo pada hari Selasa, 30 Jumi 2016 sekitar pukul 14.00.wib.

Hilangnya korban membuat keluarga dan warga langsung melakukan pencarian dan penyisiran disekitar TKP.

Menurut informasi yang diperoleh dari warga, bahwa korban pergi memancing pada hari Selasa 30/6/2026, sekitar pukul 14 .00.wib dan tidak pulang kerumah hingga larut malam sehingga keluarga merasa curiga.

Hingga hari ini Kamis 2 Juli 2026 terus dilakukan pencarian diseputaran TKP dan ditemukan pancing dan sebuah jaring tempat ikan di Namo Taduken sekitar 100 an meter dari TKP  yang diduga kuat adalah milik korban.

"Kami menduga korban terpeleset saat memancing dan langsung dibawa arus sungai yang deras, sedangkan alat pancing ada ditemukan di pinggir sungai itu, kuat dugaan milik korban" ujar Kepala Dusun 9 Desa Batukarang Edi Suranta Bangun, Kamis(2/7/2026) pukul 17 WIB.

"Begitu informasi  yang diterima ,hilangnya korban pencarian terus dilakukan dan dibantu dari pihak Basarnas dari Medan, BPBD Karo, TNI/Polri dan ratusan masyarakat," ujar Edi Suranta.

Sementara itu, Handika dan Rori  dari Pihak Basarnas Sumatera Utara mengatakan,  bahwa Pihak Basarnas dibantu warga telah melakukan penyisiran 400 meter dari TKP  melalui perladangan desa Singgamanik dan Jandimeriah untuk mencari korban.

Karena medannya agak curam, debit air sangat besar kita melakukan pencarian memakai drone, namun korban juga belum ditemukan.

Karena hari sudah sore dan cuaca tidak mendukung penyisiran kita hentikan, pencarian korban dilanjutkan besok."Kami juga berharap masukan dan informasi dari warga untuk melakukan penyisiran besok Sabtu 3 Juli 2026  disekitar TKP, Pertumbuken dan Desa Perbesi. "Harapan kita agar secepatnya korban bisa ditemukan." Pungkas Handika yang diamini Kabid BPBD Karo Josua Sitepu.(wan/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size