Skip to main content

Fraksi Hanura DPRD Nunukan Sampaikan Pandangan Pada Paripurna 

Nunukan, TuntasOnline.id - Pandangan umum Partai Hanura Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Nunukan disampaikan terhadap pengantar penyampaian Nota keuangan rancangan anggaran pendapatan dan belanja Daerah kabupaten Nunukan tahun 2025, Kamis 14 November 2024.

Gelar Rapat Paripurna ke-7 DPRD kabupaten Nunukan dilaksanakan di Ruang Sidang paripurna DPRD kabupaten Nunukan, dihadiri, Hj.Leppa Rahma Wati ketua beserta anggota DPRD kabupaten Nunukan, Sekertaris Daerah, kabupaten Nunukan, Sekertaris Dewan kabupaten Nunukan, Staf Ahli, Forum Kordinasi, Kepala OPD Kabupaten Nunukan, Kepala Organisasi, kepala Perusahaan Kabupaten Nunukan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh pemuda dan Tokoh wanita.

Hamseng selaku Anggota DPRD fraksi HANURA, Mencermati dan mem bacakan serta seksama Nota penjelasan yang disampaikan oleh Bupati Nunukan, fraksi Hanura apresiasi atas penyusunan RAPBD 2025, yang berpedoman kepada kebijakan Umum APBD dan rencana prioritas pembangunan yang terukur. hal ini menjadi yang sangat penting, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Nunukan.

Berdasarkan kajian fraksi Hanura, terhadap Nota penjelasan Bupati Nunukan dan permasalahan di lapangan, fraksi Hanura memberikan beberapa saran dan masukan konstruktif perbaikan dari (11) sektor kebutuhan masyarakat, dan penyempurnaan RAPBD 2025. yang mencakup beberapa sektor meliputi : 

1. Sektor Pertanian, fraksi Hanura menyarankan agar anggaran untuk sektor untuk kebutuhan pertanian difokuskan pada peningkatan produksi pangan lokal dan pemberdayaan petani melalui program pelatihan, bantuan alat pertanian modern serta peningkatan kualitas dan ketersediaan bibit unggul, pendanaan untuk sektor ini diharap kan dapat meningkatkan ketahanan pangan daerah,  serta Revitalisasi (perbaikan) irigasi persawahan yang sudah rusak untuk meningkatkan produktivitas pertanian di kabupaten Nunukan.
2. Sektor Perikanan.
3. Sektor  Infrastruktur.
4. Sektor Kesehatan.
5. Sektor Pendidikan.
6. Sektor Ekonomi.
7. Sektor pembangunan perbatasan.
8. Sektor pemuda dan olahraga.
9. Sektor pembangunan daya alam berkelanjutan.
10.Sektor memperdayakan Rumput laut.
11.Sektor Pariwisata.

(SRF)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size