KAMMI : Tolak Kenaikan BBM, Tunda Proyek Strategis Nasional
Bengkulu, TuntasOnline.com - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Kota Bengkulu menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), di Halaman Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (5/9/2022).
Aksi demo mahasiswa disambut baik anggota dewan Usin Abdisyah P. Sembiring, Sujono, Edward Samsi, Erna Sari Dewi
Ketua KAMMI Kota Bengkulu, Ricky Pratama Putra mengatakan adapun tujuan dari aksi yang digelar KAMMI ini adalah menuntut untuk menolak kenaikan harga BBM.
Menyikapi adanya kenaikan Bahan Bakar Minyak yang diakibatkan oleh kebijakan pemerintah. maka Riki Pratama Putra selaku Ketua Umum KAMMI Daerah Bengkulu mangatakan beberapa Sikap sebagai berikut:
1. Menolak dan meminta Pemerintah Membatalkan Kenaikan BBM Bersubsidi.
2. Mendesak Pemerintah Kendalikan Harga Barang-Barang Pokok.
3. Mendesak Pemerintah Tunda Proyek Strategis Nasional (PSN) (Contoh IKN) Yang Tidak Berdampak Langsung Bagi Rakyat Dan Mengalihkan Anggaran untuk subsisdi BBM.
4. Mendesak Presiden Jokowi untuk MUNDUR jika tidak membatalkan kenaikan harga BBM.
"Aksi tolak kenaikan BBM ini merupakan amanat yang diberikan kami untuk menyuarakan keresahan masyarakat mengenai kenaikan BBM," lanjut Riki
Estimasi massa yang hadir sebanyak 50 orang meminta DPRD Provinsi Bengkulu menyampaikan aspirasi meminta pemerintah meninjau kebijakan mengenai kenaikan harga BBM tersebut.
Erna Sari Dewi selaku Waka III DPRD Provinsi Bengkulu mengatakan apresiasi setinggi-tingginya untuk mahasiwa inj akan kita diskusi sesuai dengan kajian-kajian
"Kita disini berdiri bersama-sama berjuang untuk rakyat karena kami ini wakil rakyat, mobil-mobil dinas kami juga ikut mengantri untuk mendapatkan BBM dj Pom sana," lanjut Waka III
Unjuk rasa digelar dengan teaterikal bagaimana para petani mendorong kendaraan bermotornya yang kehabisan bahan bakar minyak hingga ke gedung DPRD Provinsi Bengkulu.
Teaterikal menggambarkan tanggapan masyarakat akan kondisi kenaikan BBM yang berdampak pada perekonomian petani.
Petani yang kondisinya tertekan akan adanya inflasi dan naiknya sejumlah bahan pangan harus rela menerima keadaan dengan naiknya.(IDS)
- 93 views
Facebook comments