Terkait Pemotongan Dana BOS,Marjon : itu tidak ada
Bengkulu, tuntasonline.com - Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Marjon tepis isu terkait pemotongan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Kota Bengkulu oleh Pemerintah Pusat usai buka acara Pelatihan Pengelolaan Dana BOS dan Aset yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu Selasa Pagi (28/8).
Sempat beredarnya isu pemotongan dana BOS kota Bengkulu oleh Pemerintah pusat tentunya meresahkan masyarakat terutama orang tua murid. Karena dengan adanya pemotongan dana BOS, dikhawatirkan menambah beban biaya sekolah bagi siswa yang secara langsung dan tidak langsung dibebankan kepada orang tua siswa.
Sekda kota Bengkulu, Marjon tepis isu tersebut ketika diwawancarai usai membuka kegiatan Pelatihan Pengelolaan Dana BOS dan Aset yang diselenggarakan Disdikbud kota Bengkulu.
"Sampai saat ini belum ada informasi itu, masih tetap seperti biasa," ucap Marjon.
Tentu dengan adanya pernyataan tersebut masyarakat kota Bengkulu bisa bernafas lega, pasalnya isu terkait pemotongan dana BOS kota Bengkulu sejauh ini hanya isapan jempol belaka. Kendati demikian, Marjon berpesan agar sekolah sesegera mungkin menyelesaikan laporan pertanggung jawaban terkait penggunaan dana BOS yang sudah digelontorkan.
"Selesaikan laporan, laporan jangan telat. Pusat atau siapapun yang membantu tidak mungkin mau laporannya telat, pasti maunya cepat supaya tepat waktu semua," tambah Marjon ketika diwawancarai awak media.
Seperti yang dikatakan Rosmayetti selaku Kepala Disdikbud Kota Bengkulu, bagi sekolah manapun yang terlambat dalam menyelesaikan laporan pertanggung jawaban akan dikenakan sanksi yang beragam. Bahkan kemungkinan terburuknya yakni di pendingnya dana BOS untuk sekolah tersebut bahkan untuk Kota Bengkulu.
"Kita sudah dituntut target oleh kementerian untuk non-Fisik itu tanggal 21 September sudah clear untuk laporan dan untuk yang fisik 21 Oktober. Jika kita tidak melaksanakan itu juga bisa kita diberi sanksi," kata Rosmayetti.
Perlu diketahui, bahwasanya alokasi dana BOS disetiap kota dan setiap sekolah bervariasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Sehingga alokasi dana BOS pertahunnya tidak menentu, bisa meningkat dan tidak menutup kemungkinan untuk menurun. Rosmayetti mengungkapkan dana BOS kota Bengkulu pada tahun 2018 mencapai Rp 40 Miliar.(FRK)
- 57 views
Facebook comments