Skip to main content
Kepala UPTD Puskeswan Curup Selatan, drh.Firi Asdianto

Dispertan RL Tingkatkan Pencegahan Bahaya Penyakit Rabies

Curup, tuntasonline.com - Kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit rabies menjadikan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Rejang Lebong harus berupaya lebih keras. Seperti disampaikan kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Hewan (UPTD PUSKESWAN) Curup Selatan, drh.Firi Asdianto Jum'at (9/3).

Firi mengatakan, "program - program yang dijalankan setiap tahun ini harus berorientasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyakit rabies. Penyakit rabies adalah penyakit menular yang disebabkan bakteri zoonosis yang dapat menyebabkan kematian. Sosialisasi, vaksinasi dan eliminasi selalu digalakkan setiap tahunnya demi mengurangi angka penderita penyakit rabies. Angka korban yang meninggal dari tahun ke tahun banyak telah menunjukkan banyak perubahan, pada tahun 2017 lalu UPTD PUSKESWAN berhasil menekan angka korban jiwa. Tidak ada korban jiwa akibat rabies tahun lalu," ujarnya.

Selanjutnya Firi mengatakan, "penyuluhan yang dilaksanakan setiap tahunnya bekerjasama dengan Dinas kesehatan dan tim dari Provinsi Bengkulu. Seluruh warga Rejang Lebong harus benar - benar memahami bahaya yang ditimbulkan dari virus rabies ini. Berkaitan dengan hal tersebut pihak pemerintah berusaha untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat mulai dari kelompok usia muda hingga lanjut usia. Dalam hal ini upaya sosialisasi dilakukan bukan hanya di tingkat desa dan kelurahan tetapi juga di sekolah - sekolah."

Dikatannya lagi, " pemberian vaksinasi  penting untuk dilakukan agar dapat memberikan kekebalan terhadap hewan ternak dan hewan peliharaan terkait virus rabies. Kegiatan ini juga akan dilakukan di seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Selain itu, pihak pemerintah juga akan melakukan program eliminasi yang bertujuan untuk mengontrol dan mengendalikan populasi hewan liar yang berkeliaran supaya tidak menyebabkan gangguan di lingkungan masyarakat. Hanya saja, partisipasi masyarakat yang masih kurang dan masih naik turun," ungkap Firi.

Terakhir Kepala UPTD Puskeswan menyampaikan harapan agar "seluruh masyarakat Kabupaten Rejang Lebong dapat lebih meningkatkan kesadaran dalam upaya pembebasan rabies, program pemberian vaksinasi kepada hewan ternak dan penanganan korban rabies, jangan sampai menunggu adanya korban. Mengingat tujuan penanganan rabies adalah untuk manusia. Hewan ditanggulangi manusia teratasi," tutur Firi. (CW3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size