Skip to main content
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Komitmen Gubernur Rohidin Untuk GTT/PTT

Serahkan Bantuan, BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Komitmen Gubernur Rohidin Untuk GTT/PTT

Bengkulu, Tuntasonline.com - Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan beserta Jajaran adakan coffee morning/sarapan pagi bersama Gubernur Bengkulu dengan agenda penyerahan bantuan beras secara simbolis sebanyak 2,5 Ton dari BPJS Ketenagakerjaan kepada Pemprov Bengkulu, serta penyerahan kartu BPJS secara simbolis kepada perwakilan GTT/PTT bertempat di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu. Selasa, (22/7/2020).

Baca Juga :  Kinerja Penanganan Covid-19 Diapresiasi Pusat, Pemprov Bengkulu dan 3 Kabupaten Terima Penghargaan

Kepala BPJS Ketenaga Kerjaan M Imam Syahputra mengatakan BPJS Ketenagakerjaan itu bertugas untuk mengurus seluruh pekerjaan baik yang bekerja formal maupun yang Informal kalau BPJS Kesehatan yaitu mengurusi bagaimana seluruh penduduk Indonesia mulai dari lahir sampai dengan meninggal dunia itu diurusi oleh BPJS Kesehatan.

"Namun kami agak sedikit berkecil hati bahwa BPJS Kesehatan kayaknya lebih tenar daripada BPJS Ketenagakerjaan. Jadi itulah kami berupaya semaksimal terus berupaya untuk tetap dikenal oleh seluruh masyarakat," ungkap Imam.

Salah satunya jelas Imam, bagaimana BPJS Ketenagakerjaan terus meminta dukungan karena memang kami tidak akan bisa berjalan dengan baik tidak akan dikenal orang dengan baik kalau tanpa dukungan daripada Pemerintah Daerah dimana lokasi kami berada.

"Kami juga meminta dukungan dari pada stakeholder-stakholder. jadi BPJS Ketenagakerjaan Alhamdulillah sampai saat ini di Provinsi Bengkulu yang terlindung di dalam program BPJS Ketenagakerjaan itu ada Rp74.000 tenaga kerja yang formal, dan yang terlindung di dalam program BPJS Ketenagakerjaan dan tenaga kerja yang kurang lebih 10.000 tenaga kerja yang informal termasuk juga. Pada saat ini kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu, seluruh pegawai THL non ASN pada tahun 2019 kemarin mulai bulan November telah terdaftar di program kita sebanyak 1700 orang," ungkap kepala BPJS Ketenagakerjaan saat menyampaikan kata sambutan.


Dalam prosedurnya sambung Imam saat ini merupakan perhatian kepedulian dari pada Pemerintah Daerah bagaimana seluruh Pegawai THL ketika timbul resiko sosial ekonomi yaitu jaminan kematian dan kecelakaan kerja. Para pekerja ini telah terlindungi karena, memang yang namanya THL ini kita tahu sendiri Apabila terjadi resiko sosial ekonomi akan mengganggu ketika mereka terjadi kecelakaan atau kematian. 

"Alhamdulillah untuk saat ini juga dukungan dari pak Gubernur dan Pemerintah Daerah pada bulan Mei ini seluruh guru PTT, GTT ini telah didaftarkan juga oleh Pemerintah Daerah Bengkulu atas dorongan pak gubernur sebanyak 3.361 tenaga kerja. Terimakasih Pak gubernur atas dorongan itu dan mungkin hari ini kita akan serahkan kepada pak Gubernur untuk dapat menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan peserta 3.361 guru PTT, GTT yang akan kita berikan pada hari ini," jelasnya.

Bqca Juga :  Tak Tersentuh Pembangunan Pemkab Seluma, Kondisi Jalan Desa Cawang Memprihatinkan 

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan untuk memperbaiki pendapatan para GTT/PTT satu sisi tenaga kerja pasti diukur paling penting pendapatan, kemudian baru perlindungan keselamatan kerja yang kita program dengan BPJS. 

"Dibalik perlindungan yang saya berikan itu harus ada tanggung jawab. Tanggung jawabnya apa bekerja dengan sungguh-sungguh. Orang hanya bisa bekerja dengan sunguh- sungguh itu kalau mempunyai dua syarat. Tidak akan bisa orang bekerja sungguh- sungguh kalau tidak mempunyai dua hal ini, yang pertama kalau dia punya kemampuan dan yang kedua ikhlas," pungkasnya. (P3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size