Skip to main content
RSUD Batu Bara(foto/ist)

Manajemen RSUD Batu Bara Diduga Tebang Pilih Soal Disiplin Honorer

BatuBara-Tuntasonline.com - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batu Bara diduga terkesan pilih kasih terhadap bawahannya.

Misalnya, baru-baru ini hanya karena binatang kepinding di teras rumah sakit berakibat sejumlah tenaga honorer dikenakan sanksi peringatan (SP). 

Sementara oknum honorer yang diduga mempunyai kedekatan dengan petinggi rumah sakit tidak diberikan sanksi apapun mesti sebulan tidak masuk kerja hanya makan gaji buta.

Nasib mujur itu disinyalir berlaku  terhadap oknum honorer RSUD Batu Bara berinisial NLS (25) yang bertugas dibagian administrasi rumah sakit. 

Meski lebih sebulan tidak masuk tugas namun NLS yang disebut-sebut kepincut suami orang itu tidak terusik sanksi apapun. Informasinya, tidak selembar SP pun teruntuk pada NLS, malah cewek asal Karang Anyer itu tetap saja menerima transfer gaji secara utuh layiknya honorer aktif. 

Berdasarkan informasi, NLS mengabaikan tugas selama lebih dari sebulan lantaran malu setelah dugaan perselingkuhannya dengan rekan seprofesinya HS (34) berstatus suami orang terkuak dan viral di berbagai media. 

NLS dan HS dikabarkan digrebek istri sah HS saat sedang berduaan di sebuah rumah kontrakan di Labuhan Ruku Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara, pada minggu ketiga bulan Mei lalu. 

Sejak kejadian itu NLS disebut-sebut enggan ngantor, sedangkan HS yang merupakan ipar salah seorang pegawai di RSUD tetap berkerja pada Unit Transfusi Darah (UTD).

Sejauh ini belum didapat informasi pengenakan sanksi bagi kedua honorer tersebut. Padahal ulah keduanya dinilai telah mencoreng nama baik RSUD yang telah terakreditasi itu. 

Belum adanya kabar penindakan dari pihak RSUD diduga karena HS merupakan ipar salah seorang pegawai di unit pelayanan kesehatan tersebut. Hal itu ditenggarai ada "bisik-bisik cantik" antara oknum ipar HS dengan pemangku kebijakan di RSUD sehingga NLS dan HS terkesan kebal aturan dan disiplin. 

Menurut sumber terpercaya di RSUD, Senin (11/7/22), sejak aibnya terbongkar NLS tidak lagi terlihat bertugas.

"Sejak kejadian itu dia nggak ada nampak masuk, ada kabar NLS takut dengan wartawan yang dimungkinkan akan mengkonfirmasi persoalannya", ujar sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara Direktur RSUD Batu Bara dr Guruh Wahyu Nugraha saat dikonfirmasi di RSUD Batu Bara hari itu sedang tidak berada di kantornya. 

Sebelumnya, dr Wahyu juga berkali-kali dihubungi melalui telepon guna dikonfirmasi, namun sejak Minggu (10/7/22) nomor telepon direktur RSUD tidak bisa diajak berkomunikasi.(Zfn/TO)

 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size