Skip to main content
Kantor

Dilabrak Istri Bersama Wanita, Oknum Honorer RSUD Batu Bara Ngaku Baby Sisternya

BatuBara, Tuntasonline.com - Oknum honorer RSUD Batu Bara berinisial HS (34) yang kedapatan berduaan oleh istri sahnya bersama wanita lain di Perumahan Great Land Blok H , Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi semakin memanas.

Pasalnya, istrinya tersebut telah melaporkan HS ke pihak Polisi dengan dugaan perusakan handphone (HP).

HS berkilah kalau wanita yang bersamanya diduga berinisial NLS (25) ketika itu hanyalah seorang baby sister. 

Padahal HS diyakini tahu persis bahwa NLS adalah rekan seprofesinya dan juga tercatat sebagai honorer di RSUD.

Kilah HS diketahui istri sahnya (33). Dalam replik dan jawaban atas gugatan rekovensi termohon dalam perkara permohonan cerai talak di Pengadilan Agama Kisaran, HS menyebutkan wanita bersamanya diduga NLS adalah baby sister. 

"Melalui kuasanya HS mengatakan kalau wanita bersamanya diduga NLS adalah baby sister. Pengakuan itu memang haknya, tapi aku menilai jawaban itu hanya karangan. Sebab HS dan NLS sama-sama berkerja di RSUD, masak iya hanya seorang baby sister yang mengurusi anak kami", kata istri sah kepada wartawan lewat pesan WhatsApp-nya, Minggu (10/7/22). 

Wanita cantik beranak satu ini menduga HS dan NLS menjalin hubungan asmara, sebab pada saat pelabrakan di rumah kontrakan, HS dan NS terlihat aneh, gugup dan berpola mencurigakan. 

"Apa iya seorang baby sister berpakaian kurang sopan dihadapan majikan (HS). Terus, kenapa tempat tidur berantakan dan ada ditemukan alat kontrasepsi", tanya Istri Sah. 

Sang Istri sah juga menilai alasan HS yang menyebutkan NLS baby sister sangat sukar diterima akal, sebab gaji suaminya itu cuma Rp 1,5 juta/bulan. 

"Untuk bayar sewa rumah KPR saja sudah Rp 1,1 juta/bulan sehingga gajinya hanya tersisa Rp 400 ribu. Berapa untuk biaya hidup dan berapa pula untuk membayar gaji wanita yang disebutnya baby sister itu", tanya Istri sah lagi. 

Kecurigaan Rica soal perselingkuhan suaminya semakin menguat saat ditanya tentang NLS. HS malah mengatakan suka-suka dan dia ngak mau lagi dengan istri sah. 

"Iya, waktu ku tanya tentang NLS, HS bilang suka-sukanya dan dia juga bilang uda ngak mau lagi sama aku", ucap Istri Sah menirukan HS. 

Diceritakan lagi, setelah penggrebekan terungkap pula kecurigaan warga sekitar perumahan selama ini. Sebab semula warga beranggapan HS dan NLS merupakan suami istri. Namun setelah itu barulah warga memahami kalau istri sah HS adalah dirinya (Pelapor). 

"Semula warga sekitar menganggap mereka (HS dan NLS) sudah menikah, tapi setelah ku jelaskan warga jadi terangguk heran", ungkap Istri Sah. 

Lebih jauh diterangkan Istri Sah, saat kejadian itu HP miliknya "dirusak" HS dan NLS sehingga kasus tersebut telah ia laporkan ke Polres Batu Bara. 

Istri Sah berharap laporannya dapat segera dituntaskan sesuai ketentuan perundang-undangan. 

Selain itu Istri Sah juga meminta Direktur RSUD Batu Bara memberikan sanksi tegas dengan menonaktifkan keduanya sebagai honorer. Sebab menurutnya ulah HS dan NLS telah mencoreng nama baik rumah sakit Batu Bara. 


Direktur RSUD Batu Bara Dr Guruh Wahyu Nugraha dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa HS dan NLS adalah honorer di RSUD yang dipimpinnya. 

"Iya, HS bertugas di ruang Unit Tranfusi Darah (UTD) sedangkan NLS di bagian administrasi"', jelas Wahyu. 

Disinggung tentang permintaan Istri Sah untuk penonaktifan HS dan NLS, dr Wahyu tidak banyak berkomentar. Wahyu malah terkesan bungkam, dimungkinkan karena HS merupakan adik salah seorang pegawai di RSUD tersebut. 

Sekedar informasi, kasus penggrebekan HS dan NLS yang kini menjadi prahara bagi rumah tangga HS dan Istri Sah sempat viral di berbagai media. 

Bahkan kasus itupun menjadi uberan rekan wartawan sehingga tidak tertutup kemungkinan  Bupati Batu Bara Ir H Zahir, MAP akan dimintai statemen serta sikap tegasnya terkait kasus tersebut. 

Sayangnya, hingga berita ini dikirim ke redaksi, belum didapat komentar HS maupun NLS. 

Saat dicoba untuk dikonfirmasi melalui WhatsApp nomor 0822-7750-****, Minggu malam (10/722), namun tidak didapati balasan dari HS. 

Demikian pula dengan NLS, dikonfirmasi sebelumnya lewat WhatsApp ke nomor +0853-2120-**** namun HP wartawan tidak bergetar balasan dari nomor cewek tersebut. (Zfn/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size