Pasca Erupsi Sinabung, Warga Harapkan Bantuan
Karo, TuntasOnline.Com - Ribuan warga Karo yang bermukim di desa-desa lingkar Sinabung terdiri dari Kecamatan Naman Teran, Simpang Empat, Payung dan Tiganderket Kabupaten Karo membutuhkan atap seng rumah akibat dampak erupsi Sinabung yang menyebabkannya kropos dan bocor.
Warga mengeluhkan atap rumahnya yang bocor saat terjadi hujan, apalagi hujan turun pada malam hari yang menyebabkan istirahat mereka terganggu.
Sejumlah informasi yang diperoleh wartawan dari warga Karo yang bermukim di lingkar Sinabung menyebutkan, dampak erupsi Sinabung sangat meresahkan warga yang belum teratasi hingga sekarang.
Imanuel Bangun (55) dan Mawarita Br Ginting (40 )warga Desa Batu Karang menyebutkan, selain atap seng rumah warga yang sudah kropos dan bocor, irigasi air sawah pertanian juga mengalami kerusakan.
Soalnya, jika terjadi hujan, aliran air irigasi terganggu dan debit air berkurang karena dasar saluran mendangkal akibat menebalnya sedimen hasi erupsi. Sehingga air untuk mengaliri sawah dan perladangan seluas 900 hektar menjadi berkurang yang menyebabkan pertumbuhan tanaman juga terganggu.
Warga Desa Batu Karang mengharapkan agar pemerintah melakukan normalisasi saluran irigasi secara rutin, agar petani dapat bercocok tanam secara berkesinambungan, pinta mereka.
Terlebih saluran irigasi premier sejak November 2018 terputus mengakibatkan 300-400 ha lahan pertanian menjadi terganggu,kata Mawar.
S. Singarimbun (39) warga Kec. Tiganderket mengharapkan bantuan atap seng rumah mereka dari pemerintah sudah mendesak, begitupula saluran air irigasi juga mengalami tersendat, bahkan air bersih sebagai kebutuhan menyemprot tanaman sulit dicari, apalagi musim kemarau. Parahnya lagi, kebutuhan air bersih kebutuhan rumah tangga yang bersumber dari kawasan gunung Sinabung debitnya berkurang, jelasnya.
Camat Tiganderket Sukur Sembiring menyebutkan keluhan warga tentang terganggunya aliran irigasi, menurunya debit air bersih dan membutuhkan pergantian seng memang betul. Namun terhadap air irigasi, hingga desa Tanjung Merawa dari sungai Lau Borus telah dapat diatasi, sedangkan untuk warga desa Sukatendel dan Tiganderket belum tertangani secara maksimal.
Permintaan penduduk terhadap pergantian atap seng rumah sudah pernah dimohonkan kepada BPBD Karo tetapi sampai sekarang belum terealisasi. Soalnya kata Sukur, bukan hanya desa-desa di Kecamatan Tiganderket saja yang mengalami kerusakan, tetapi ada puluhan desa di kecamatan lingkar Sinabung yang membutuhkan pergantian seng, maka harus diinventarisir terlebih dahulu secara jelas, sebutnya.(Rekro Trgn)
- 86 views
Facebook comments