Skip to main content

Terkuak Informasi, Arogansi Satpam SMAN 1 Belalau Terhadap Wartawan Sudah Berulang Kali

Lampung Barat, TuntasOnline.id — Sikap salah satu satpam di SMA Negeri 1 Belalau, Kabupaten Lampung Barat, yang dinilai arogan dan tidak beretika saat menerima kunjungan wartawan TuntasOnline.id, ternyata juga dialami sejumlah wartawan media lain yang menceritakan informasi serupa. 

Menyikapi hal ini kini dari Plt. Kepala Sekolah, Puspa angkat bicara melalui pesan singkat WhatsApp, Puspa menyampaikan permohonan maaf dan memastikan bahwa pihak sekolah akan melakukan evaluasi. “Semoga hal ini tidak terulang. Kami akan melaksanakan tugas lebih profesional lagi,” ujarnya. 

Pernyataan tersebut seolah mengisyaratkan bahwa tindakan satpam itu bukan merupakan instruksi dari pihak sekolah.

Di sisi lain, informasi terhimpun dari sejumlah wartawan dari media lain juga mengaku pernah mengalami perlakuan serupa. Menurut mereka, satpam tersebut kerap memberikan informasi yang tidak sesuai, seperti menyatakan seseorang tidak berada di sekolah meski yang bersangkutan sebenarnya ada. 

“Kami pernah bertamu ke SMAN 1 Belalau. Sikap yang ditunjukkannya sama—tidak beretika dan bernada tinggi,” ujar salah satu wartawan.

Menanggapi hal itu, Ketua Forum Komunikasi Wartawan Purwasuka Lampung Barat (FORKOWAP Lambar), Bung Iwan, menyayangkan tindakan oknum satpam tersebut. 

“Kalau benar seperti itu, sangat disayangkan. Sebagai satpam, ia tentu harus tahu cara melayani tamu, beretika, dan berbicara dengan baik, apalagi terhadap tamu yang datang ke sekolah,” tegasnya.

Iwan juga menilai pernyataan satpam yang mempertanyakan alasan wartawan datang pada pukul 08.30 sebagai hal yang tidak masuk akal. 

“Itu jam kerja. Jangan-jangan memang ada yang tidak beres di sekolah tersebut, sehingga Plt. Kepala Sekolah tidak bisa ditemui atau sengaja mengarahkan satpam untuk mengatakan bahwa pimpinan tidak ada atau sedang sibuk,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa satpam tersebut tidak menggunakan atribut lengkap, hanya memakai sandal dan pakaian biasa, dengan sikap yang dinilai kurang pantas.

Atas kejadian ini, Iwan selaku Ketua DPC FORKOWAP Lampung Barat meminta Kacabdin serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, untuk mengevaluasi kinerja para kepala sekolah SMA/SMK di Lampung Barat, baik yang berstatus Plt. maupun definitif. 

“Media adalah mitra kerja, bukan pihak yang harus ditakuti atau dihindari saat melakukan kunjungan,” tegasnya.

(WN) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size