Pemkab Nunukan Gelar Pelatihan Sembelih Halal
Nunukan, TuntasOnline.id - Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Nunukan, Abdul Munir bersama peserta pelatihan, Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyelenggarakan pelatihan juru sembelih halal yang diikuti belasan orang selama ini sudah jadi petugas sembelih hewan qurban di berbagai masjid dan mushola.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Nunukan, Abdul Munir mengatakan, pelatihan juru sembelih halal yang dilaksanakan di Empat, kecamatan antara lain : Kecamatan Nunukan, Kecamatan Nunukan Selatan, Pulau sebatik dan Kecamatan Siemanggaris.
"Agar daging tersebut menghasilkan daging halal dan higienis, maka pemotongan hewan ternak harus dilakukan oleh juru sembelih yang memiliki keterampilan dan keahlian khusus, atau sudah bersertifikat halal,” Ungkap Abdul Munir.
Munir, menambahkan Sistem pemotongan hewan ternak yang dilakukan tidak mengikuti kaidah kaidah syariat islam dan aturan kesehatan membuat dagingnya menjadi haram serta kualitas daging mengalami penurunan.
Pemerintah daerah menyambut baik digelarnya pelatihan juru sembelih halal sebagai ikhtiar untuk semua pihak bahwa perlunya meningkatkan keterampilan dan pemahaman para juru sembelih hewan di wilayah kabupaten Nunukan.
Hasil penelitian ilmiah membuktikan bahwa hewan yang disembelih dengan mengikuti tuntunan syariat Islam akan menghasilkan daging yang berkualitas baik dan segar. Selain mengedepankan syariat islam, penyembelihan sesuai aturan akan mengurangi rasa sakit pada hewan. Islam sendiri sudah mengajarkan secara sangat detail teknis penyembelihan hewan yang baik dan benar.
Abdul Munir menghimbau agar, teknik pemotongan hewan yang benar adalah dengan menggunakan pisau tajam, juru sembelih hendaknya memotong tiga saluran pembuluh darah pada leher dan penyembelihan hewan harus dengan cara lembut.termasuk tatacara pengemasan dan penyimpanan daging paska penyembelihan juga harus diperhatikan, jangan asal simpan.
Kemudian, sejumlah ahli kesehatan menganjurkan daging tidak dibungkus dengan plastik berwarna, daging tidak perlu dicuci dulu jika ingin disimpan di lemari dan lain sebagainya. Agar ini perlu diketahui oleh juru sembelih halal dan masyarakat.
Munir mengharapkan Agar informasi bisa dipahami masyarakat luas, pelatihan sembelih halal ini tidak hanya diikuti juru sembelih hewan qurban, tapi juga melibatkan juru sembelih hewan ternak untuk kebutuhan sehari hari seperti pelaku usaha dan perdagangan daging.
"Maka kenapa perlu diberikan pelatihan, agar pelaku sembelih hewan benar bisa memahami tatacara menyembelih yang baik sesuai syariat islam,” ungkapnya.(SRF)
- 16 views
Facebook comments