Soal Harga Daging Basah, Budiman: Mahal Itu
Bengkulu, Tuntasonline.com - Tingginya harga daging basah di Pasar Tradisional resahkan masyarakat, Penjabat Walikota Bengkulu Budiman Ismaun akui baru mendapat informasi tersebut dari awak media usai melakukan pertemuan dengan Pengurus Masjid At-Taqwa di Kantor Walikota Bengkulu pada Selasa (10/4).
Harga daging basah yang berkisar di angka Rp 130 ribu di Pasar Tradisional, semakin tak terjangkau oleh masyarakat dengan kelas ekonomi menengah kebawah. Para pedagang yang menjual daging basah mengaku bahwa harga daging basah mahal karena harga jual yang tinggi dari Rumah Pemotongan Hewan(RPH).
"Kami ini hanya ambil untung 10 ribu sampai 15 ribu pak per kilo. Kami mau jual murah juga nggak bisa, sebab kami juga membeli daging sapi dari RPH juga mahal. Jadi tidak mungkin kami jual dibawah harga modal kami pak," jelas Marwi, salah seorang pedagang daging sapi basah ketika diwawancarai Jumat lalu.
Adanya keresahan masyarakat terkait tingginya harga daging sapi basah, Penjabat Walikota Budiman Ismaun mengaku tidak mengetahui perihal tingginya harga daging sapi. Bahkan Budiman Ismaun juga mengatakan bahwa hal tersebut tidak bisa dibiarkan karna dapat memberatkan masyarakat.
Oleh karena itu, Budiman akan berupaya melakukan kerjasama dengan Divre Bulog untuk menstabilkan harga daging basah di Pasar-pasar Tradisional.
"Itu mahal itu, nanti kita netralkan dengan daging beku, itu ada di Bulog, dilakukan operasi pasar dulu lalu kita bantu, terlalu mahal lah, kita koordinasi dengan Bulog dulu untuk menstabilkan harga khususnya menjelang puasa ini," ungkap Budiman ketika awak media menanyakan tanggapan terkait tingginya harga daging basah di Pasar-pasar Tradisional.
Dengan adanya Koordinasi dengan Bulog diharapkan mampu menstabilkan harga daging basah yang beredar. Tidak hanya berkoordinasi dengan Bulog, Pemerintah Kota Bengkulu juga akan melakukan operasi pasar dalam jangka waktu dekat untuk mengecek harga daging basah yang beredar di pasaran.
"Ini sudah melangit harganya kita ada operasi pasar nanti, kita atasi dengan Pemerintah, termasuk Bulog, itu Pemerintah kan. Terima kasih dengan Informasi ini, secepatnya, mungkin sore ini saya panggil OPD Perdagangan untuk berkoordinasi dengan Provinsi dan operasi bersama," ujar Budiman ketika diwawancarai awak media didepan Kantor Walikota Bengkulu.(CW4)
- 37 views
Facebook comments