Rangkul Insan Olahraga Bengkulu, Joni Ardi Siap Majukan KONI
BENGKULU, TuntasOnline.com - Pemilihan (KLB) Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu diperkirakan akan digelar pada bulan Oktober 2021. Ada beberapa nama yang digadang gadangkan akan maju sebagai calon ketua pada ajang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI, salah satunya adalah Joni Ardi.SH.MH sosok mantan pemain sepakbola PS. Bengkulu dan Pengurus PSSI Bengkulu berlatar belakang birokrat, dan berpengalaman dalam kepengurusan organisasi olahraga.
“Ada beberapa program yg telah kita siapkan untuk melahirkan atlit potensial putra daerah dan akan saya terapkan di KONI Provinsi Bengkulu nanti jikalau terpilih. Salah satunya memperkuat sinergi baik antar pengurus, insan olahraga, maupun pemerintah daerah. Jadi, tidak ada lagi hubungan formal antara pengurus dan pelatih, atlet serta pengurus olahraga saja," ungkap Joni saat ditemui di salah satu rumah makan, Selasa(16/3)
Lebih lanjut, menurutnya KONI Bengkulu kedepan perlu mendapat sentuhan, agar KONI dapat kembali ke marwahnya. Hal ini penting, agar prestasi olahraga Bengkulu kembali bersinar di kancah nasional.
"Olahraga Bengkulu memiliki potensi, jika dikelola dengan baik dan benar. Saya bertekad, kedepan KONI dapat berbenah dan Bengkulu menorehkan prestasi," seru Joni yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga di propinsi Bengkulu juga masih aktif menjadi pengurus organisasi olahraga dan organisasi lainnya.
Ada beberapa perwakilan atlet, pelatih maupun pengurus Cabor (Cabang Olahraga) yang secara nyata memberikan dukungan kepada Joni Ardi seperti, Adang Parlindungan Samosir dari Bridge, Eka Syahputra dari Futsal, Joni Iskandar pelatih Basket ball, Dedy Rahman atlet PON cabor Biliard, Abu Hasan dari PRSI, Erman dari cabor Takraw, Atun dari cabor Atletik dan beberapa nama dari cabang olahraga beladiri seperti ; Ajis(owner angkringan"Mas Bro"),Lutfi,Reza,Sabem Firman,Sabem Yulizar dan Sabem Defy.
Niat serta tekad Joni Ardi ini mendapatkan banyak tanggapan positif dari beberapa tokoh yang berlatar belakang berbeda.
Adalah Eqbal Ray, ketua Komunitas Ikan Cupang Lovers Bengkulu mengatakan bahwa KONI sebaiknya dipimpin oleh orang yang memiliki niat pengabdian dalam memajukan prestasi olahraga di daerahnya.
Senada dengan itu, tokoh masyarakat sekaligus ketua Ikatan Alumni Pelajar Mahasiswa Bengkulu di Yogyakarta (IKAPMPBY) Harmen Sata, mengungkapkan bahwa KONI Bengkulu harus jauh dari pengaruh dunia kepentingan politik tertentu, jangan sampai jabatan ketua KONI maupun struktur organisasi olahraga ini hanya digunakan sebagai ajang musiman menjelang Pileg atau Pilkada semata.
"Sebagai organisasi olahraga yang menaungi berbagai cabang, hingga berperan sebagai pengelola suatu kegiatan olahraga. KONI sudah semestinya harus dijauhkan dari urusan Politik," tegas Harmen
Hal serupa juga diungkapkan tokoh muda yang merupakan Sekretaris IKA Rukun Bengkulu Tengah Timbulkat Sani menyampaikan dengan tegas bahwa olahraga merupakan hal penting yang harus dibudayakan dalam masyarakat. Olahraga juga akan mengangkat nama baik daerah dan negara melalui prestasi prestasinya di setiap pertandingan baik di tingkat Nasional, regional dan internasional.
"Uda Joni Ardi merupakan sosok paling tepat memimpin KONI Bengkulu yang dinilai jauh dari kepentingan politik pribadi," terang Timbul yang juga merupakan aktivis Ormas GSPI
Menurut perhitungan, pada Musorprov nanti Joni Ardi akan memperebutkan 55 suara. Yakni 40 suara dari cabang olahraga dan organisasi fungsional yang bernaung di bawah KONI Provinsi Bengkulu. Lalu, 10 suara KONI kabupaten/kota, tiga suara unsur lain dan dua suara lagi masing masing dari KONI Provinsi dan KONI pusat.
- 106 views
Facebook comments