Skip to main content
Hari Down Syndrome Sedunia

Hari Down Syndrome Sedunia

Asahan, TuntasOnline.com - Down syndrome adalah salah satu dari sejumlah kelainan genetik yang berkaitan dengan anomali salinan kromosom. Kondisi trisomi paling umum ini merupakan kondisi dimana penderitanya mewarisi kelebihan satu kromosom.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyebutkan bahwa normalnya, manusia memiliki 46 kromosom. Sementara, bayi dengan down syndrome lahir dengan satu kelebihan kromosom nomor 21. Kromosom 21 normalnya hanya sepasang, namun karena kelainan pembelahan kromosom jadi berjumlah 3. Oleh karena itu, kondisi down syndrome juga dikenal sebagai Trisomi 21.

Down syndrome ini sering kali disinggung di seni maupun sains, namun baru pada tahun 1886, John Langdon Down, seorang dokter asal Inggris, menjelaskan deskripsi yang akurat tentang down syndrome. Dan pada akhir tahun 2011, Majelis Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan bahwa setiap tanggal 21 Maret merupakan hari peringatan down syndrome di seluruh dunia. Hari peringatan tersebut mulai efektif sejak bulan Maret tahun 2012. Pemilihan tanggal ini juga menggambarkan keunikan dari kondisi down syndrome itu sendiri.

Dilihat dari Pusat Data dan Informasi Kemenkes yang mengungkapkan bahwa kasus down syndrome cenderung meningkat setiap tahunnya. Semakin banyak jumlahnya, semakin kita harus sadar dan memahami apa saja yang bisa kita lakukan untuk menciptakan dunia yang ramah pada Anak Down Syndrome (ADS).

Pada Tahun 2022, Peringatan World Down Syndrome Day ini mengambil tema “What does inclusion mean?” atau “apa itu inklusi?”. Konvensi PBB tentang Hak-Hak Penyandang Disabilitas (CRPD) menjelaskan bahwa penggunaan tema tersebut bertujuan agar pengidap down syndrome dapat berpartisipasi penuh secara efektif dalam setiap kegiatan dan inklusi dalam masyarakat.
( Y.A.M )

Facebook comments

Adsense Google Auto Size