Skip to main content

Festival MIC Bengkulu Dorong Inovasi dan Edukasi Hak Kekayaan Intelektual

Bengkulu,Tuntasonline.id - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu menggelar Festival Semarak Berkreasi Mobile Intellectual Property Clinic (MIC) dengan tujuan untuk menyosialisasikan dan mendukung pencegahan pelanggaran hak kekayaan intelektual,(20/06/2023).

Acara ini menjadi antusiasme pelaku usaha dan akademisi, terlebih dengan adanya aplikasi mobile yang memudahkan pengusaha dalam mengoptimalkan kinerja mereka.

Plt. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bengkulu, Hermansyah Siregar, dalam laporannya menyampaikan bahwa festival MIC ini bertujuan untuk mendorong perkembangan inovasi dan kreativitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin maju dan berkualitas.

.

Dalam era yang semakin digital ini, perlindungan hak kekayaan intelektual menjadi sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan industri kreatif di Bengkulu.

Tidak hanya itu, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, dalam sambutannya juga mengungkapkan bahwa acara ini sangat dinantikan oleh para pelaku usaha dan akademisi. Ia mengapresiasi langkah Kementerian Hukum dan HAM dalam menyelenggarakan festival ini sebagai upaya memperkuat pemahaman dan perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual. Dukungan aplikasi mobile dalam festival ini diharapkan dapat memberikan solusi praktis bagi para pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas dan daya saing mereka.

.

Gubernur Rohidin juga tidak lupa memberikan apresiasi terhadap pengembangan teknologi tepat guna yang dilakukan oleh Lapas Kelas 2 Curup. Salah satu inovasi yang dibanggakan adalah penggunaan oli bekas sebagai bahan bakar kompor.

Dengan menerapkan penggunaan oli bekas ini, limbah B3 sulit terurai dapat dimanfaatkan secara efektif, sekaligus memberikan solusi ramah lingkungan. Langkah ini sangat diapresiasi oleh Gubernur Rohidin sebagai bentuk inovasi yang mendukung pengelolaan sumber daya dan perlindungan lingkungan.

Festival Semarak Berkreasi MIC Bengkulu diharapkan dapat menjadi momentum bagi pelaku usaha dan akademisi untuk terus mengembangkan ide-ide kreatif yang memiliki nilai ekonomi dan mendukung pertumbuhan industri di Bengkulu.

Edukasi mengenai hak kekayaan intelektual menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan ekosistem bisnis yang adil, inovatif, dan berkelanjutan.(16)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size