Pemkab Bireuen Rencanakan Perubahan Stadion Bola Kaki Cot Gapu Jadi RTH
Bireuen, TuntasOnline.Com - Pemerintah Kabupaten Bireuen berkomitmen melakukan perubahaan terhadap Stadion Utama Bola Kaki Desa Cot Gapu, menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) meskipun rencana itu sempat menimbulkan polemik dari berbagai komponen masyarakat Bireuen.
Namun berbagai masukan dan kritikan itu harus diterima kata Dr H Muzakkar A Gani SH MSi kepada TuntasOnline.Com diawal Februari 2021. Pembongkaran stadion dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen,apabila ada kepastian untuk dibangunya stadion baru di Paya Kareung, setelah itu stadion Cot Gapu baru di rubah sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).
"Perubahaan itu, nantinya disertai berbagai fasilitas yang dapat bermanfaat untuk leluarga misalkan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) dibangunya taman bermain, bisa dimanfaatkan sebagai lapangan upacara,lagi pula stadion utama itu masih ada sebagai lapangan sepak bola, sehingga tidak terkesan menghilangkan fungsi dari lapangan itu sendiri,” ujar Muzakkar. A.Gani.
"Terkait pembongkaran,anggota DPRK Bireuen, sudah setuju sepenuhnya mereka alokasikan APBK Bireuen tahun 2021 Rp 500 Juta untuk biaya pembongkaran sedangkan land clearing di Paya Kareung, sebesar RP 1 milyaran ,” sebut Bupati Muzakkar A.Gani.
Ditambahkan, stadion yang akan digunakan tahun mendatang dipergunakan untuk event PON jadi stadion ini harus berstandar nasional.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bireuenr telah meminta dukungan KONI Propinsi Aceh agar stadion baru yang akan dibangun di Paya Kareung dapat terealisasi pada tahun 2024. Dengan begitu, pada event paling akbar di tingkat nasional yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) bisa digelar di Aceh dan Sumatera Utara.
Terkait pembangunan Stadion Baru Pemerintah Kabupaten Bireuen,sebelumnya sudah mengajukan proposal usulan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, serta janji Presiden Jokowi saat Kenduri Kebangsaan di Sukma Bireuen Pada prinsipnya Presiden RI itu, menyatakan kesediannya untuk membantu Stadion Utama Bola Kaki untuk masyarakat Bireuen.(Hendra)
- 70 views
Facebook comments