Pelebaran Jalan Medan-Brastagi Dianggarkan KemenPUPR
Karo,TuntasOnline.Com - Bupati karo Terkelin Brahmana, SH didampingi kepala Bappeda Ir. Nasib Sianturi dan Plt PUPR Paksa Tarigan, ST terus berjuang dan tidak berhenti, walaupun teknis dinas kementerian PUPR pusat sudah memberikan jawaban terkait jalan Medan - Berastagi sudah dianggarkan untuk pelebaran jalan dan kantilever ditahun 2020.
Hal ini tidak menyurutkan semangat bupati karo didampingi komisi D DPRD provsu, turut hadir Bupati Dairi Eddy Kelleng Berutu, lakukan terus lobi lobi ke Komisi V DPR RI Kamis (8/8) pukul 15. 00 wib di ruang rapat komisi V DPR RI.
Dalam kesempatan diskusi tersebut bupati karo Terkelin Brahmana SH, tidak lupa menyampaikan terkait jalan Medan - berastagi mohon perhatian khusus dari pusat, karena akses jalan ini sangat diharapkan masyarakat yang melintas melewati kab. Karo kiranya dibangun sesuai usulan kab. Karo yang sudah diajukan atas dukungan Komisi D DPRD provsu ke kementerian PUPR. Ujarnya
Mempertegas usulan Bupati karo tersebut anggota komisi D DPRD Provsu Layari Sinukaban, menambahkan kepada komisi V DPR RI, dirinya sangat kecewa akibat kurang perhatian pusat ke Kab. Karo.
Lanjutnya, sekilas sejarah perjuangan kab. Karo zaman dulu sangat, sangatlah diperhitungkan, bukti nyata di Indonesia Kabupaten karo adalah salah satunya kab. Karo Number Two (Red. Nomor 2) memiliki makam pahlawan setelah Number One (Nomor 1) ada di Surabaya, beber Layari dengan gaya khas bicaranya.
Melihat sejarah ini, sampai sekarang kab. Karo jalannya dari medan - berastagi kurang diperhatikan seolah olah dianak tirikan pembangunannya, padahal wajar kab karo harus dibenahi sebab akses jalan ini pintu gerbang bagi beberapa kabupaten dan provinsi lain khususnya gerbang KSPN Danau Toba, cetusnya.
Pendapat saya ini, menurutnya supaya kita tahu semua terkait jalan Medan - berastagi bukan saja milik kab karo, tetapi kepentingan hajat banyak, baik kab. Simalungun. Kab Dairi. Kab. Pakpak, kab. Samosir. Kab. Tobasa, kab. Taput, kab. Aceh Tenggara dan masih banyak lainnya, ini tentu perlu kita sikapi , dalam tempo sesingkat singkatnya supaya kita renungkan, katanya dihadapan komisi V DPR RI Anton Sihombing dan Sahat Silaban.
Menyahuti hal tersebut, komisi V DPR RI Anton Sihombing dan Sahat Silaban merespon keluhan yang disampaikan Bupati karo plus anggota komisi D DPRD provsu, sangat menyadari dan merasakan apa yang mereka utarakan.
Saya juga heran, kab. Karo, kab. Dairi , kab. Pakpak yang hadir saat sekarang ini, apa tidak bagian dari Indonesia? kenapa kurang perhatian, saya sangat miris mendengarnya, ini perlu dicatat bagi wartawan yang hadir, ungkapnya.
Lanjutnya, dirinya akan segera mengontak kepala BPPJN II Medan Slamet Rasidy Simanjutak, supaya mengajukan surat ke Komisi V DPR RI terkait penanganan jalan Medan - berastagi, agar dapat kita dorong pendanaanya yang dibutuhkan, ucapnya.
Kita fokus dulu ke jalan Medan-berastagi ini, tidak alasan pemerintah pusat tidak membangun jalan tersebut, sebab jalan ini saja sudah kewalahan menampung para wisatawan, belum lagi yang lainnya. Untuk itu segera akan saya cek kedinas terkait, agar rapat dengar pendapat (RDP) kita ini tidak sia sia, dan menjadi atensi perhatian saya, pungkasnya
Sementara itu,Sekretaris Dpc Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia(LAMI) kab Karo Herlin Barus mendukung penuh apa yang diperjuangkan Bupati Karo dan Komisi D provsu,mengingat selama ini jln Berastagi-Medan saban hari macat,berapa kerugian masyarakat Karo akibat keterlambatan hasil pertanian Kab Karo yang dibawa ke Medan ,berapa kerugian dari segi pariwisata akibat sering macetnya jalan tersebut sehingga banyak pelancong yang mau ke Berastagi namun mengurungkan niatnya,akibat sering macatnya antar Berastagi -Medan, jelas Herlin Barus.
Lanjutnya, kiranya Pemerintah Pusat merealisasikan usulan Pemda Karo,dan berkoordinaai dengan Dpp LAMI untuk ikut melobi dan memperjuangkan usulan Pemda Karo terkait Jalan Berastagi-Medan. (Rekro Trgn)
- 85 views
Facebook comments