Kepala Divre Perum Bulog : Pemerintah Harus Buat Tim Pengujian Soal Daging
Bengkulu, Tuntasonline.com - Harga daging sapi segar di Pasar Tradisional masih berada diatas harga normal yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan, Dedi Sabetra Kepala Divre Perum Bulog Bengkulu usulkan Pemerintah buat Tim Independen guna selidiki polemik harga daging sapi segar.
Harga Daging Segar masih tergolong mahal. Akan tetapo, Penjabat Walikota Bengkulu Budiman Ismaun mengungkapkan, menurut data dari Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, harga daging segar yang beredar di pasaran masih berada di angka yang wajarm Pasalnya, modal dari peternak sendiri diakui sudah mahal, dan peternak hanya mendapatkan untuk kurang dari setengah juta per ekor. Kendati demikian, diakui Budiman Pemerintah Kota tidak akan tinggal diam, Pemerintah Kota akan terus mengawasi harga daging sapi segar agar tidak melonjak menjelang ramadhan yang akan tiba dalam beberapa bulan kedepan.
"Masalah daging ini ya kalo menurut laporan dari Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota, saya sudah meneliti itu kemarin, harga daging ini sebenarnya masih suatu kewajaran, karena modalnya itu memang tinggi, satu kilo itu sudah Rp 115 ribu lebih modalnya, karena itu ia terpaksa menaikkan(harga-red) daging Rp 130.000, jadi harga daging Rp 130.000 itu sebenarnya masih wajar, karena kalau melihat keuntungan perekor itu sekitar Rp 450 ribu artinya kecil sekali, tapi batas toleransi itu ya kita tidak akan berdiam diri, kita akan terus amati, jangan sampai itu melonjak lagi, nah itu kita ada Bulog untuk menstabilkan harga, jika harga daging terlalu naik maka daging beku harus turun, harus keluar, nah kalau sudah stabil, mungkin daging beku akan ditarik lagi, kalau sekarang banyak daging beku, ya mungkin itu tadi karna harga daging naik, tidak stabil, daging beku untuk menstabilkan itu," ucap Budiman ketika diwawancarai di Kantornya Jumat lalu.
Berikut Peringkat 5 teratas harga daging termahal di Indonesia di Minggu ke-4 Bulan Maret 2018:
1. Tanjung Selor: Rp 150.000,-/kg
2. Tanjung Pinang: Rp 140.000,-/kg
3. Jayapura: Rp 140.000,-/kg
4. Banda Aceh: Rp 130.000,-/kg
5. Bengkulu: Rp 126.667,-/kg
Sedangkan Harga Daging yang sesuai dengan Peraturan Kemeterian Perdagangan Republik Indonesia sebagi berikut:
1. Daging Beku: Rp 80.000/kg
2. Daging Sapi Segar/chilled:
a. Paha Depan: Rp 98.000/kg
b. Paha Belakang: Rp 105.000/kg
c. Sandung Lamur: Rp 80.000/kg
d. Tetelan: Rp 50.000/kg
Dimintai tanggapan mengenai harga daging sapi segar yang masih menjadi sorotan, Dedy Sabetra Kepala Divre Perum Bulog Bengkulu menilai bahwa harga daging segar masih terbilang mahal. Pasalnya harga jual daging sapi segar di Bengkulu melebih Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Beliau juga mengatakan seharusnya Pemerintah membuat Tim Independen untuk mencari dimana letak kesalahan hingga harga daging begitu mahal saat ini.
"Jadi pengertian stabil adalah sesuai aturan diatas dan berlaku seluruh indonesia dan tdk boleh dimaknai beda-beda setiap wilayah. Kalau harga saat ini 120 rb sampai dengan 130 rb dianggap stabil ya aturan kemendag diatas tidak berlaku dong. Harusnya ada tim pengujian diluar pihak yg berkepentingan, dinas terkait tidak bisa diikutkan tapi tim independen untuk hitung riil harga daging sapi. Dan pengertian harga stabil atau normal menjual diatas het melaggar undang-undang dan hukum yang ditetapkan pemerintah secara Nasional. Dan ada juga dukungan Gubernur untuk stabilisasi harga pangan karena tahu itu aturan undang-undang," ungkap Dedy Sabetra ketika dimintai tanggapan via Jejaring Whatsapp.(CW4)
- 80 views
Facebook comments