BKKBN Mewujudkan Curup Sebagai Kota Layak Anak
Curup, tuntasonline.com - Dalam rangka mewujudkan Kota Layak Anak sesuai instruksi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Rejang Lebong melakukan upaya dengan mendirikan bangunan Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA),Rabu (7/3).
Sekretaris BKKBN Rejang Lebong, Nunung Tri Mulyanti. SKM mengatakan, "sesuai dengan instruksi pemerintah pusat kepada daerah untuk mewujudkan Kota Layak Anak, BKKBN Kabupaten Rejang Lebong telah melakukan banyak persiapan. Salah satu diantaranya dengan pembangunan gedung baru sebagai Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak. Hal ini bertujuan untuk memberikan wadah atau fasilitas kepada masyarakat khususnya kepada kaum perempuan dan anak yang mengalami tindak kekerasan, baik kekerasan secara fisik maupun kekerasan seksual. Selain itu, gedung P2TPA ini juga dapat memberikan kontribusi mengenai kesetaraan gender," ujarnya.
Selanjutnya Nunung menyampaikan, "gedung P2TPA ini nantinya akan memberikan kemudahan, kenyamanan dan perlindungan kepada korban maupun kepada pelaku yang masih tergolong dalam kelompok usia di bawah umur. Fasilitas ini nanti juga dapat digunakan bagi korban kekerasan untuk berkonsultasi mengenai keluhan yang dialami, misalnya korban kekerasan terhadap anak akan diberikan perlindungan dan bimbingan agar yang bersangkutan memiliki keberanian untuk kembali bergaul dengan teman - teman di lingkungan rumah dan sekolahnya".
Lebih lanjut Nunung mengutarakan "semua hal tersebut dijalankan sesuai dengan Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak mengenai kemajuan kehidupan bangsa dengan memberdayakan anak- anak sebagai generasi penerus bangsa memiliki hak yang sama dalam perlindungan dan hak untuk menempuh pendidikan demi mennggapai masa depan yang cerah," ungkapnya.
Terakhir Nunung menyampaikan harapan, "dengan adanya gedung baru ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar demi mengurangi angka kekerasan dalam rumah tangga serta dapat memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat terkait penanganan kasus kekerasan," tutur Sekretaris BKKBN Kabupaten Rejang Lebong. (CW3)
- 112 views
Facebook comments