Nelayan Tradisional Vs Trawls,Meminta Kebijakan Gubernur
Bengkulu, tuntasonline.com - Polemik Nelayan Trawls dan Nelayan Tradisional memang menjadi konflik yang tidak ada kata habisnya, usai Aliansi Nelayan Tradisional Bengkulu (ANTB) yang berunjuk rasa mendesak penertiban Trawls. Sekarang berbalik Nelayan Trawls yang mengancam aku berunjuk rasa.
Menurut penuturan (20/02/2018) Ketua Kelompok Bina Bersatu Syamsuddin menjelaskan jikalau trawls nanti dilarang dan dihentikan, mereka akan kehilangan mata pencarian yang nantinya berimbas kepada kelangsungan hidup mereka yang jumlah Nelayan Trawl ini mencapai ribuan yang tersebar di Provinsi Bengkulu.
Beliau juga menambahkan bahwasannya Pemerintahan Pusat maupun Provinsi harus berpikir kritis dalam mengambil tindakan yang nantinya membuahkan solusi tanpa ada yang dirugikan. Mereka mengancam juga akan menggelar aksi di Kantor Gubernur Bengkulu sebagai bentuk aksi protes terhadap pencabutan kesepakatan penggunaan trawl tersebut.
“Pemerintah harus lebih kritis dalam mencari solusi untuk hal ini, ribuan jiwa yang akan kehilangan pekejaan jika memang plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mencabut kembali kesepakatan penggunaan trawl tersebut,” kata Syamsuddin.(Cw1)
- 38 views
Facebook comments