Akses Jalan Provinsi Ke Seko "Memprihatinkan"
Lutra,To.com - Sangat Disayangkan Program Pemerintah Pusat Yang bertujuan mengentaskan kemiskinan ternyata belum dirasakan ini terlihat jalan Lintas Provinsi ke Seko.
Kondisi jalan Provinsi ke Seko,ternyata sangat-sangat memprihatinkan. Maklum lubangnya sudah banyak seperti sawah. Ironisnya,karena fenomena itu sudah berlangsung sejak Indonesia merdeka,lama sekalimi. Padahal jalanan itu tempat berputarnya perekonomian masyarakat, bayangkan saja bensin per botol( miniman topi miring) Rp.15 ribu sampai Rp.20 ribu,alamak.
Kadang kondisi jalan yang memprihatinkan ini menjadi perbincangan masyarakat Luwu Utara bahkan Sulawesi Selatan dimana mana wsrga berkumpul,entah itu dipasar,juga turut didiskusikan masalah akses jalan provinsi ini.
Jalan merupakan sarana transpirtasi darat yang sangat fital.Ia merupakan mobilitas roda perekonomian,terutama untuk mengangkut hasil alam(kopi Seko),sandang pangan papan,begitu sebaliknya.
Bisa dibayangkan, jika kita melintas didaetah terjal ke Seko,pasti luar biasa hambatannya,srhingga motor dimodifikasi tinggi. Imbasnya bisa meluap menjadi sebuah keprihatinan,kekecewaan dan ketidakpuasan pada pemerintah provinsi dan pemerintah daerah.
Hal ini dibenarkan mantan camat Seko,Tandi Bulan,saat ditemui belum lama ini di kediamannya.
Dia mengatakan bahwa,pada saat Hari Jadi Luwu dan Hari Perlawanan Rakyay Luwu di pusatkan di Luwu Utara,Gubernur Sulsel,Syahrul Yadin Limpo menggelontorkan Dana DAK dan DAU srbesar Rp.24 Milyar di tahun 2018 ini,"ujar Tandi Bulan.

Ditempat terpisah di temui Bupati perempuan pertama di Sulsel, Hj.Indah Putri Indriani,merincikan nilai-nilai dana itu yang disetujui,perbaikan jalan sepanjang 49 km melalui dana DAK 14 Milyar dan selebihnya dari dana DAU.
Ruas jalan Sabbang - Tallangsae Seko,pemeliharaan jalan Sae Bussak 9 km,pelebaran jalan antara Mabusa - Malimongan 20 km,pembukaan dan pelebaran jalan Parahaleang Sigi juga 20 km," tuturnya.
Selain infrastruktur jalan,kata Indah panggilan akrabnya juga akan dibangun i frastruktur pengairan,kesehatan dan pendidikan di Seko. Kalau pengairan dengan nilai 4 milyar di Desa Lodang.
Untuk sektor kesehatan dua puskesmas,pengadaan ambulance dan mobil jenasah,dan sektor pendidiksn dengan program Sarjana Mengajar. (yustus)
- 160 views
Facebook comments