Skip to main content

Angka Stunting di Batu Bara Turun Setiap Tahun

BATUBARA, Tuntasonline.id - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) melaksanakan kegiatan desiminasi hasil kajian audit kasus stunting dan rencana tindaklanjut di Kabupaten Batu Bara tahun 2023. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan dr. Deny Syahputra, Jumat (15/9/2023) mengatakan stunting merupakan persoalan kritis yang harus segera ditangani dengan melibatkan multisektor pemangku kepentingan yang ada, dimulai dari level Desa hingga Pemerintah Pusat.

Ia menjelaskan, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah anak lahir, tetapi stunting baru nampak setelah anak berusia 2 tahun.

"Oleh sebab itu berdasarkan RPJM 2020-2024, stunting menjadi prioritas penanganan dan telah ditetapkan beberapa peraturan terkait pelaksanaan stunting," kata Deni.

Deni mengungkapkan angka prevelensi stunting di Kabupaten Batu Bara  berdasarkan SSGI tahun 2021 berada di angka 30,9%. Sedangkan di tahun 2022 angka stunting Kabupaten Batu Bara turun menjadi 21,7 %. 

"Ini merupakan penurunan yang baik dan mari kita bekerja sama agar target di tahun 2024 dapat tercapai dalam angka 14%. Oleh sebab itu, untuk mewujudkan ini, perlu ada konvergensi penanganan stunting dengan melibatkan para stakeholder di Kabupaten Batu Bara," pintanya.

Soal audit kasus stunting ini, Deny menyebutkan, sebagai salah satu upaya perumusan strategi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Batu Bara. Pelaksanaan audit kasus stunting ini sesuai dengan amanah Perpres No. 72 tahun 2022 pasal 8 ayat 3. 

"Sesuai dengan amanah Perpres, tujuan pelaksanaan Audit Kasus Stunting (AKS) adalah untuk mencari penyebab terjadinya kasus stunting sebagai upaya pencegahan terjadinya kasus serupa," jelasnya.

Deni berharap pelaksanaan deseminasi audit kasus stunting dapat merumuskan rencana kerja percepatan penurunan stunting di Kabupaten Batu Bara, ungkapnya.(Zfn/TO).

Facebook comments

Adsense Google Auto Size