Skip to main content
Pasien Suspect Covid-19 di Padangsidimpuan Meninggal Dunia

Pasien Suspect Covid-19 di Padangsidimpuan Meninggal Dunia

Padangsidimpuan, Tuntasonline.com - Kabar duka kembali datang dari seorang pasien suspek Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi RSUD Padangsidimpuan. Pasien meninggal Jumat (14/8/2020) sekira pukul 10.00 Wib.

Baca Juga :  Walikota Sidimpuan Sambut Positif Seminar Kebangsaan UGN

Dihari yang sama pula, pasien dimakamkan tim sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19, di perkuburan khusus yang ada di Kelurahan Silandit, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.

Informasi diperoleh mengungkapkan, pasien berinisial KN (58), perempuan, warga Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Dan, sebelum dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19, pasien sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Kota Padangsidimpuan.

“Ini pasien suspek kedua yang meninggal dunia saat menjalani perawatan di ruang isolasi. Sudah dimakamkam sesuai protokol Covid-19 di samping kuburan pasien suspek pertama,” sebut Plt. Direktur RSUD Padangsidimpuan, Sopian Subri, Sabtu (15/8/2020).

Dia menerangkan, pada Selasa (11/8/2020) malam, salah satu rumah sakit swasta di kota ini merujuk pasien ke RSUD Padangsidimpuan yang merupakan rumah sakit rujukan Covid-19. Pasien diterima pukul 23.00 Wib dengan kondisi demam, batuk, sesak dan pneumonia.

Terhadap pasien dilakukan skrining ulang dan jenis pemeriksaan lainnya. Kemudian dirawat di ruang isolasi dengan diagnosa suspek Covid-19. Namun, memasuki hari ketiga menjalani perawatan, pasien meninggal dunia.

"Untuk proses pengkafanan hingga pemakaman, RSUD Padangsidimpuan berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Padangsidimpuan," ujar Sobri.

Plt. Dirut RSUD Padangsidimpuan yang juga Kadis Kesehatan itu menambahkan, saat ini terminologi Covid-19 sudah berubah. Tidak ada lagi ODP, PDP dan OTG. Diganti dengan kasus suspek, probable, konfirmasi, kontak erat, discarded, selesai isolasi dan kematian.

Baca Juga : Danrem 071/Wijayakusuma Launching Mobil Ambulance Bantuan Pertamina Cilacap 

"Kita menyebut ini kasus probable Covid-19. Karena pasien adalah suspek Covid-19 yang meninggal dengan gejala klinis meyakinkan, namun belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR,” pungkasnya. (RF/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size