Skip to main content
Kepsek SDN 9 Kota Bengkulu Rohayati Daud

Walaupun Ada Kendala Miss Komunikasi, USBN SD Berjalan Lancar

Bengkulu, tuntasonline.com - Rangkaian kegiatan USBN tingkat SD tahun 2018 telah berakhir hari ini, Sabtu (5/5). USBN SD 2018 ini berjalan sesuai jadwal yang telah disusun oleh Kemendikbud RI yakni dari tanggal 3-5 Mei 2018. Tetapi selama pelaksanaan USBN SD 2018 ini ada beberapa catatan minor yang terjadi di Kota Bengkulu. 

Catatan minor ini tertuju kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu selaku penyelenggara USBN SD di Kota Bengkulu. Catatan minor ini terkait tidak adanya komunikasi yang diberikan DikBud Kota Bengkulu kepada pihak SD penyelenggara USBN SD 2018 perihal adanya soal uraian pada USBN tahun ini. 

Dikatakan Kepala Sekolah SDN 9 Kota Bengkulu, Rohayati Daud yang diwakili oleh Nidia salah seorang Staf TU tidak adanya komunikasi yang diberikan pihak Dikbud Kota Bengkulu kepada pihak SD untuk menyediakan lembar jawaban untuk soal uraian pada USBN. 

Hal ini membuat pihak SDN 9 kelakaban apalagi hal ini baru diketahui pihak sekolah setelah lembar soal USBN dibagikan kepada siswa-siswi peserta ujian. "Pihak Dikbud cuma memberitahu adanya soal isian uraian tanpa menginstruksikan kami untuk menyediakan lembar jawaban soal uraian tersebut. Bahkan untuk soal ujian Matematika kertas buram juga pihak sekolah yang menyediakan", tutur Nidia kepada media tuntasonline.com 


Karena adanya miss komunikasi ini membuat lembar jawaban yang dibagikan tidak seragam. "Karena keterbatasan waktu hari pertama kami membagikan kertas yang tersedia di sekolah yaitu kertas HVS kepada siswa, baru hari kedua dan ketiga ini kita memakai kertas double folio. Dan kertas jawaban uraian tersebut harus dilengkapi cap stempel sekolah",  tambah Nidia. 

Peserta USBN 2018 di SDN 9 Kota Bengkulu sebanyak 70 siswa. Siswa laki-laki sebanyak 37 orang dan siswa perempuan sebanyak 33 orang.

Kendala yang sama juga dikeluhkan oleh sekolah lain, salah satunya SDN 58 Kota Bengkulu. Sekolah yang dipimpin oleh Meriyanti S.Pd selaku Kepala Sekolah menyayangkan kejadian ini. 

"Kami tidak keberatan untuk menyediakan lembar jawaban uraian tersebut tetapi setidaknya ada pemberitahuan dahulu dari pihak Dikbud agar kami bisa mempersiapkan sebelum hari ujian. Jujur kami merasa kalang kabut ketika itu, apalagi lembar jawaban tersebut harus dilengkapi dengan cap sekolah", kata Meri. 

Meriyanti berharap pihak Dikbud Kota Bengkulu kedepannya untuk lebih memperhatikan hal kecil seperti ini. "Ini mungkin hal yang sepele tapi juga harus jadi perhatian dong. Kami harap agar kedepannya pihak Dikbud menyediakan lembar jawaban uraian tersebut sama halnya seperti Pra US yang lalu", harap beliau.

Selain kendala tersebut, sekolah yang di ikuti 40 orang siswa sebagai peserta USBN 2018 ini juga terjadi kendala sedikit. Kendala tersebut yaitu adanya lembar jawaban yang rusak. "Salah seorang murid kita  tadi menghapus lembar jawaban agak kasar sehingga lembar jawaban tersebut harus kita ganti di sekretariat UN di SDN 1", terang Meriyanti. 

Untuk diketahui ada 3 matapelajaran yang diujikan pada USBN tingkat SD tahun 2018 yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Bobot soal dari masing-masing mata pelajaran tersebut berjumlah 40 soal pilihan ganda dan dilengkapi 5 soal uraian singkat. (cw2)

Tags

Facebook comments

Adsense Google Auto Size