Skip to main content
Relawan Bams Apresiasi BSPS Hasil Aspirasi Anggota DPR RI Bob Andika Sitepu

Relawan Bams Apresiasi BSPS Hasil Aspirasi Anggota DPR RI Bob Andika Sitepu

Karo, TuntasOnline.com - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2021 hasil aspirasi Anggota DPR RI Komisi V Fraksi PDI Perjuangan Bob Andika Mamana Sitepu, SH berjalan baik dan mendukung upaya ketersediaan rumah layak huni di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. 

Hal tersebut  disampaikan Ketua Tim Relawan BAMS Meteh Ngena Milala saat melakukan monitoring pelaksanaan pengerjaan BSPS /bedah rumah di beberapa titik lokasi, Senen (20/12)

Sebagaimana pantauan yang kami lakukan sebelumnya, terlihat semua berjalan dengan baik dan terorganisir rapi. Hal ini patut kita apresiasi,”imbuh Meteh. 

Lebih lanjut Meteh yang didampingi sejumlah fungsionaris Relawan BAMS, Adi Pranata Sebayang, Nesken Bukit, Nanang,SS, Enita Tarigan, Edhi Surbakti dan Adil Ginser saat monitoring sekaligus ingin memastikan tidak adanya pungutan kepada penerima bantuan. 

Perlu kami tegaskan jika program BSPS tahun 2021 ini berlangsung tanpa pungutan apapun. Kami harapkan kepada semua pihak yang terlibat, baik itu kelompok, Kepala Desa, dan pendamping bekerja sesuai dengan tupoksinya masing- masing,” tandas Meteh. 

Diketahui bahwa anggota DPR -RI Komisi V dari Fraksi PDI Perjuangan Bob Andika Mamana Sitepu,SH melalui Kementrian PUPR kembali luncurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)/Bedah Rumah untuk tahun 2021 di Kabupaten Karo.Dengan menyasar sekitar 1.171 kepala keluarga penerima bantuan, untuk menunjukkan komitmen dan konsistensinya sebagai wakil masyarakat Karo di DPR RI.

Ini pastinya sangat fenomenal. Mengingat selama ini – sejak 2018 hingga 2019 – sebelum Bob Andika Mamana Sitepu, menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi V - sesuai  RP3KP (Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman) tahun 2018  Kabupaten Karo, pemerintah daerah  hanya mampu mengorganisir perbaikan untuk 514 unit. Dengan perincian di tahun 2018 ada 200 unit dan 2019 314 unit. 

Jadi, kemampuan terbatas ini tentunya masih jauh untuk mengejar kebutuhan perbaikan rumah layak huni di Karo.

Dimana menurut Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Karo Jhon Karnanta,ST, sesuai RP3KP 2018, dari total jumlah rumah di Karo sebanyak 97.525 unit terdapat sekitar 5.459 unit rumah dalam kondisi tidak layak huni. 
Hal ini berbanding terbalik dengan yang dilakukan oleh Bob Andika Mamana Sitepu,

Dalam penjelasannya Meteh mengungkap tahun 2020 kemarin, Bob menurunkan program BSPS di Karo sebanyak 800 unit lebih. sedangkan untuk tahun 2021 jumlah penerima manfaat BSPS meningkat menjadi 1.171 unit.

 “Kalau mengacu kepada angka RP3KP itu, sudah hampir setengah perbaikan rumah tidak layak huni kita laksanakan.Tentu ini patut kita apresiasi,” pungkasnya.(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size