Pos Pam Penyekatan Lae Ikan Semakin Diperketat, Warga Aceh Selatan Terkonfirmasi Positif Covid-19
Pakpak Bharat, Tuntasonline.com - Petugas gabungan Polri-TNI, dan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat di pos penyekatan Lae Ikan Kecamatan STTU. Jehe Kabupaten Pakpak Bharat tidak bosan untuk melakukan pemeriksaan kepada sejumlah kendaraan yang melintas di perbatasan Kota Subulussalam Provinsi Aceh - Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumut.
Dari operasi penyekatan tersebut, kembali ditemukan warga aceh yang melintas di pos sekat Lae Ikan Polres Pakpak Bharat positif Covid-19.Kali ini adalah seorang pelaku perjalanan berinisial MA, Lk, Umur 42 Tahun, Islam, Pekerjaan Pedagang, Alamat Desa Koto Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh, 24/5/2021.
Bermula pada saat pemeriksaan swab antigen secara acak terhadap 13 (tiga belas) orang pelaku perjalanan yang melintas di Pospam penyekatan Lae Ikan Desa Tanjung Mulia Kecamatan STTU. Jehe Kab. Pakpak Bharat yang mana dari 13 ( tiga belas ) orang yang dilakukan Swab ditemukan 1 ( satu ) orang yang suhu tubuhnya melebihi 37° C.
Setelah dilakukan konfirmasi, hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Pakpak Bharat AKBP Aamsyah Hasibuan, SIK. MH. mengatakan bahwa hingga pada saat ini Polres Pakpak Bharat masih melakukan KRYD ( Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan ) sebagai lanjutan dari Ops Ketupat Toba 2021 dan berhasil lagi menemukan seorang pengendara Mobil Minibus Toyota Avanza Inisial MA yang datang dari Kiya Subulussalam yang akan menuju medan kemudian diberhentikan petugas Pospam penyekatan dan ketika dilakukan Test Swab Antigen yang bersangkutan Positif Covid 19.
Begitu juga setelah dikonfirmasi Kasat Narkoba Polres Pakpak Bharat AKP Satria Sembiring selaku Ka Pos Pam mengatakan bahwa awak yang menumpangi Mini Bus datang dari Kota Subulussalam Prov Aceh dengan tujuan Medan , tiba di Pospam penyekatan perbatasan Kabupaten Pakpak Bharat dengan Kota. Subulussalam Provinsi Aceh, tepatnya di Pospam Penyekatan Dusun Lae Ikan Desa Tanjung Mulia Kecamatan STU Jehe Kabupaten Pakpak Bharat, kemudian dilakukan pemeriksaan Administrasi SIKM dan Hasil RT-PCR atau Swab antigen dan ternyata tidak memiliki SIKM dan Hasil RT-PCR, lalu dilakukan pengecekan suhu tubuh ternyata suhu tubuh SR tidak stabil dan sangat tinggi, lalu dilakukan Swab Antigen dan pengambilan Sample oleh petugas Kesehatan, Hasil SWAB / TES ANTIGEN POSITIF.
Petugas kesehatan Pospam Lae Ikan juga melakukan koordinasi dengan, Kabid PSDK Dinas Kesehatan Subulussalam a.n. Raudah Desty yang bertugas di Pospam terpadu Timbangan Subulussalam Provinsi NAD. Selanjutnya menyerahkan pasien kepada Kabid PSDK Dinas Kesehatan Subulussalam a.n. Raudah Desty di Pospam terpadu Timbangan Kota Subulussalam Provinsi NAD, untuk penanganan lebih lanjut.
Dari hasil Koordinasi dan atas permintaan keluarga warga bermohon agar diperkenankan kembali ke daerah asalnya melakukan Isolasi dan sehingga MA (positif Covid-19) diperkenankan kembali ke daerah asalnya untuk isolasi mandiri.
Hingga hari ini seluruh petugas gabungan Pos Penyekatan bersama intansi terkait juga lebih intensif melakukan pemeriksaan dan Tes Swab Antigen / pengambilan sampling bagi setiap masyarakat yang melakukan perjalanan khususnya dari Prov Aceh masuk ke Provinsi Sumut.
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bahrat bekerja sama dengan Polres Pakpak Bharat Polda Sumut dan Kodim 0206 Dairi melakukan penyekatan di dua titik perbatasan Kabupaten Pakpak Bharat dengan Provinsi Aceh dan kabupaten Dairi lainnya guna mengantisipasi pergerakan warga yang melaksanakan perjalanan tanpa membawa surat bebas Covid akan dilakukan Test Swab Antigen Covid-19 untuk menekan penyebaran Covid-19.
Selain kendaraan pribadi, Truk dan bus yang melintas di pos penyekatan juga dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan.
Selain itu, dalam penyekatan dan razia pemudik petugas juga melakukan tes urine terhadap sopir-sopir antarkota yang melintas Kabupaten Pakpak Bharat.(IP/TO)
- 77 views
Facebook comments