Konektivitas Bengkulu Utara Diperkuat, Proyek Jalan Lais–Kerkap Tunjukkan Progres Positif
Bengkulu, TuntasOnline.id - Pembangunan ruas Jalan Lais–Kerkap di Kabupaten Bengkulu Utara menunjukkan perkembangan yang cukup pesat pada tahun pelaksanaan 2026. Proyek preservasi jalan nasional yang berada di bawah tanggung jawab Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Bengkulu tersebut tercatat telah mencapai progres fisik lebih dari 73 persen hingga akhir Mei 2026.
Berdasarkan laporan resmi per 28 Mei 2026, kemajuan pekerjaan pada paket bernilai kontrak Rp94,9 miliar itu dinilai berada di atas rata-rata capaian proyek sejenis. Meski baru memasuki tahun kedua dari masa pelaksanaan yang berlangsung sejak 2025 hingga 2027, pekerjaan di lapangan telah berjalan sesuai percepatan yang direncanakan.
Kepala Satker PJN Wilayah I Bengkulu, Tendi Haryanto, menjelaskan bahwa progres fisik proyek pada tahun anggaran 2026 telah mencapai 73,022 persen. Sementara itu, realisasi keuangan tercatat sebesar 28,33 persen hingga 28 Mei 2026.
Selain fokus pada penyelesaian pekerjaan, proyek tersebut juga memperoleh pendampingan melalui program Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) dari Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Pendampingan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan serta meminimalkan potensi hambatan dalam pelaksanaannya.
Paket pekerjaan yang didanai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) itu dilaksanakan berdasarkan kontrak Nomor HK 0201-Bpjn6.6.2/1291 tertanggal 18 November 2025. Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada PT Galih Medan Persada, sementara pengawasan dilakukan oleh konsultan PT Indec Internusa KSO PT Seecons KSO dan PT Cremonapratama Total Engineering.
Masa pelaksanaan proyek ditetapkan selama 774 hari kalender dengan target penyelesaian akhir pada 31 Desember 2027.
Percepatan pekerjaan yang terjadi pada tahun ini tidak terlepas dari tahapan persiapan yang telah dilakukan sebelumnya. Pada tahun pertama pelaksanaan, kegiatan lebih difokuskan pada mobilisasi peralatan, penyiapan teknis, serta penyelesaian berbagai kebutuhan pendukung di lapangan. Tahapan tersebut menjadi fondasi bagi pelaksanaan konstruksi yang lebih optimal pada tahun 2026.
Secara keseluruhan sejak proyek dimulai, progres fisik kumulatif mencapai 18,843 persen dengan serapan anggaran sebesar 23,25 persen. Untuk tahun anggaran 2026 sendiri, pagu yang dialokasikan sebesar Rp20 miliar.
Ruas Jalan Lais–Kerkap selama ini menjadi salah satu jalur penting yang menunjang aktivitas ekonomi masyarakat di Bengkulu Utara. Keberadaan jalan yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar distribusi barang dan hasil pertanian, menekan biaya transportasi, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan konektivitas jalan nasional yang terus dilakukan pemerintah. Di sisi lain, keterlibatan aparat penegak hukum dalam pengawasan proyek diharapkan dapat memperkuat aspek transparansi dan akuntabilitas selama proses pembangunan berlangsung.
Sebagai bentuk keterbukaan informasi, Satker PJN Wilayah I Bengkulu juga terus menyampaikan perkembangan pekerjaan secara berkala kepada publik melalui laporan kemajuan yang diperbarui setiap bulan.
- 6 views
Facebook comments