Ketua FORKOWAP Soroti Komunikasi Sejumlah Kepala Sekolah di Lampung Barat
Lampung Barat, TuntasOnline.id – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Wartawan Purwasuka (DPC FORKOWAP) Kabupaten Lampung Barat menyayangkan sikap sejumlah kepala sekolah SMA dan SMK yang dinilai kurang terbuka dalam menjalin komunikasi dengan insan pers.
Dalam keterangannya kepada TuntasOnline, Sabtu (7/11/2026), Ketua DPC FORKOWAP mempertanyakan kebiasaan sejumlah kepala sekolah yang kerap mengganti nomor telepon seluler. Menurutnya, meskipun penggunaan nomor telepon merupakan hak pribadi, komunikasi yang baik dengan berbagai pihak tetap perlu dijaga.
Ia mengaku pernah berbincang dengan seorang kepala sekolah SMA yang ditanyakan mengenai kebiasaannya mengganti nomor telepon dalam waktu relatif singkat.
"Ketika saya tanyakan mengapa sering mengganti nomor telepon, kepala sekolah tersebut menjawab bahwa terkadang dalam dua minggu atau satu bulan sudah mengganti nomor. Alasannya, banyak nomor tidak dikenal yang masuk dan membuatnya merasa terganggu. Jika ada sesuatu yang ingin dikomunikasikan, ia menyarankan agar datang langsung ke sekolah," ungkapnya menceritakan percakapan tersebut.
Selain itu, Ketua FORKOWAP juga menyebut adanya kepala sekolah SMA yang beralasan kerap menerima panggilan telepon maupun pesan WhatsApp dari sejumlah oknum media dan LSM yang belum dikenalnya secara langsung.
Sementara itu, seorang kepala sekolah SMK menyampaikan bahwa nomor teleponnya terhubung dengan laptop untuk keperluan aplikasi pekerjaan. Karena itu, pesan yang masuk terkadang baru dapat dibaca pada malam hari ketika laptop dibuka.
Menanggapi berbagai alasan tersebut, Ketua FORKOWAP menilai komunikasi antara pihak sekolah dan insan pers semestinya dapat dibangun secara baik. Ia mengingatkan agar kepala sekolah tidak serta-merta menganggap seluruh wartawan dan anggota LSM memiliki kepentingan yang sama.
"Kalau memang tidak ada yang perlu dikhawatirkan, mengapa harus merasa risih? Tidak semua wartawan dan anggota LSM memiliki tujuan yang sama. Alangkah baiknya jika komunikasi dan kerja sama dibangun dengan baik. Jangan sampai setelah muncul pemberitaan yang kurang baik, barulah sibuk menjalin komunikasi dan mengajak bermitra. Selama ini, hal seperti itu kerap terjadi," tambahnya.
Lebih lanjut, Ketua DPC FORKOWAP Kabupaten Lampung Barat berharap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amrico, dapat mengevaluasi pola komunikasi sejumlah kepala sekolah tersebut.
Menurutnya, media dan wartawan merupakan mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, kepala sekolah sebagai pejabat yang memimpin satuan pendidikan diharapkan terbuka terhadap kritik dan masukan, termasuk pertanyaan mengenai penyelenggaraan pendidikan di sekolah masing-masing.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan, penggunaan, dan realisasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Transparansi tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan masyarakat serta mendorong tata kelola pendidikan yang akuntabel.
- 1 view
Facebook comments