Skip to main content
Sambut Audensi Warga Korban Erupsi Sinabung Ini Penjelasan Bupati Karo

Sambut Audensi Warga Korban Erupsi Sinabung, Ini Penjelasan Bupati Karo

Karo, TuntasOnline.com - Warga desa korban erupsi sinabung melakukan audensi ke kantor bupati Karo,  terkait penyelesaian Lahan Usaha Tani (LUT), Senen (11/04).

Perwakilan warga tiga desa dan satu dusun  korban Erupsi gunung Sinabung yakni, Desa Sigarang-garang Kecamatan Naman Teran, Desa Mardingding Kecamatan Tiga nderket, Desa Sukanalu Kecamatan Naman Teran dan Dusun Lau Kawar  Kabupaten Karo melakukan audensi ke kantor bupati Karo. 

Audensi warga ini diterima langsung oleh Bupati Karo Cory Sebayang yang didampingi Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting dan Kalak BPBD Juspri Nadeak. 

Dalam audensi ini masyarakat mempertanyakan lahan usaha tani mereka yang tak kunjung selesai.

Kepala Desa Sukanalu Sentosa Sitepu yang turut hadir menyatakan masyarakat telah sepakat  jika lahan usaha tani mereka tidak kunjung selesai seperti yang dijanjikan sebelumnya kepada masyarakat, dan juga diminta untuk mengembalikan rumah relokasi yang telah mereka terima dikawasan relokasi Siosar, dimana rumah yang telah diserah terimakan kepada  masyarakat. Dan juga rumah yang mereka tempati jiga sudah mulai rusak akibat tidak ditempati oleh masyarakat dikarenakan lahan usaha tani mereka tak kunjung diberikan.

Sementaea Kepala Desa Kuta Gugung yang turut hadir juga mempertanyakan sewa rumah dan lahan mereka yang belum dibayarkan.

Menanggapi pernyataan warga tersebut, Bupati Karo Cory Sebayang menjelaskan, kira telah berkordinasi dengan Forkompinda untuk mempercepat penyelesaian lahan usaha tani bagi warga korban Erupsi gunung Sinabung tersebut.
Bupati menghimbau agar masyarakat sedikit bersabar, Pemkab Karo telah berusaha semaksimal mungkin agar proses penyelesaian lahan usaha tani masyarakat ini tidak menyalahi aturan dan regulasi yang ada, terkait dalam pendanaan dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Bupati juga menekankan agar masyarakat sekitar lahan usaha tani yang di peruntukan untuk warga korban erupsi gunung Sinabung yang masih mengklaim lahan tersebut untuk tidak mempersulit pengadaan lahan usaha tani ini. pihak Pemkab Karo bersama Forkompinda sudah melakukan sosialisasi, negosiasi dan upaya-upaya persuasif lainnya, tambahnya.

Dengan tegas bupati juga menyatakan jika masih ada hambatan dalam proses pengadaan lahan usaha tani ini akan tetap dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.(wan/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size