Perayaan HUT RI di Karo, Ribuan Warga Tumpah-ruah Saksikan Pawai
Karo,Tuntasonline.id - Sudah menjadi tradisi setiap perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, khususnya Di Kabupaten Karo, ribuan masyarakat desa tumpah-ruah ke kota kabupaten untuk menyaksikan pawai drum band para pelajar baik itu tingkat, SD, SMP dan SMA.
Demikian juga pada perayaan proklamasi 17 Agustus 2023 di Kabanjahe dan Berastagi, dimana, trotoar, bahu jalan dan sebagian teras rumah-rumah warga dipadati warga untuk menyaksikan secara langsung dan dekat kepada para peserta pawai kontingen pelajar tingkat SMP, SMA sederajat dan kontingen lainnya untuk memberi display dan penghormatan di pentas kehormatan.
Bupati Karo, Cory Sriwaty Br Sebayang, pimpinan Forkopimda, Pimpinan dan anggota DPRD Karo serta pimpinan SKPD secara bergantian menerima penghormatan dan diaplay para kontingen pawai dari panggung utama di depan rumdis bupati Karo
Pawai berlangsung setelah selesai mengikuti upacara nasional di stadion Samura Kabanjahe. Dilanjutkan prosesi sampai pukul 17.00 WIB. Tampak Semangat peserta tidak menurun. Mungkin semangat ini juga sebagai tanda warisan para pejuang dimasa penjajahan dulu sehingga di Tanah Karo ada Makam Pahlawan setelah Surabaya se-Indonesia..
Perayaan proklamasi kali ini juga dimeriahkan dengan hadirnya pedagang kain bekas, sepatu, jaket bekas, pedagang makanan dan minuman dan lainnya di badan-badan jalan utama kota Kabanjahe dan Berastagi. Akibatnya, jangankan mobil, angkot, untuk berjalan kaki saja susah karena padatnya masyarakat yang berjubel dan tenda-tenda pedagang untuk memeriahkan HUT Ke 78 Proklamasi RI.
Namun sayang, pedagang tahun ini kurang beruntung dan mengeluh, akibat hujan lebat mengguyur terus menerus mulai dari semalam sehingga barang dagangannya tidak sedikit yang tergenang air hujan dan masyarakat pengunjung enggan datang. Obral pun dijual murah, ungkap salah seorang pedagang monza bermarga Pasaribu.
Tiga 20.000, begitulah terdengar ucapan dari pedagang tanpa diketahui barang apa yang diobralnya.
Dampak perayaan ini, transportasi kota macet total. Termasuk transportasi melalui jalan nasional juga ikut macet. Akhir pawai pukul 17.00 WIB, hujan deras masih mengguyur kota Kabanjahe Tapi semangat masyarakat terus bertahan di bahu jalan, di trotoar dan teras ruko warga kota tetap bertahan. Usia muda, lansia tetap antusias menyaksikan hingga berakhirnya pawai.(wan/TO)
- 208 views
Facebook comments