Skip to main content
I

Debt Collector Ambil Paksa Motor di Jalan

 

Labuhanbatu, Tuntasonline.com - Maraknya aksi kejam yang diduga dilakukan Debt Collector PT Marluga Jaya Lestari yang ambil paksa sepeda motor menunggak cicilan membuat masyarakat resah dengan jiwa keselamatan mereka saat berkendara dijalan hal ini sering terjadi di Rantau Prapat Kabupaten Labuhanbatu.

Informasi yang dihimpun dari salah seorang sumber  mengatakan kepada awak media, selasa (14/10/2019), 

"Kalau di Rantau Prapat Kabupaten Labuhanbatu ini sekarang sudah tidak aman saat berkendara di jalan raya karena ulah kejam debt collector yang selalu membuat resah dan ketakutan bagi pengendara yang melintasi jalan tanpa memperdulikan keselamatan pengendara yang lain melintas," ucap sumber.

Lebih lanjut, sumber menambahkan, yang pernah saya dengar namanya adalah Dedi Koto alias Gelang Besi, diduga dia (dedi Red) itu merupakan salah satu debt collector yang membawa PT. Merluga Jaya Lestari yang beralamat di Rantau Prapat Kabupaten Labuhanbatu," ujarnya.

"Saya berharap kepada Kapolres Labuhanbatu yang baru AKBP Agus Darojat SIK,MH agar mempu menangani persoalan masyarakat Labuhanbatu karena ulah kejam debt collector yang sesuka menahan dan mengambil paksa sepeda motor yang menunggak cicilan  tanpa memperdulikan jiwa keselamatan pengendara sebelum ada terjadi korban jiwa," harapnya.

"Bukan begitu cara mereka kalau mau ambil kendaraan yang menunggak cicilan silahkan datang kerumah nasabahnya lalu lengkapi semua prosedur tentang pidusia, bukan malah rampas rampas di jalan," tutupnya dengan kesal.

Hal senada juga di katakan salah seorang yang tidak ingin di sebutkan namanya yang merupakan korban aksi kejam debt collector PT tersebut yang pernah ditarik paksa di jalan.

"Saya sangat kecewa dan kesal atas aksi kejam debt collector PT tersebut yang tidak perduli dengan keselamatan saya, istri dan anak saya kerena dengan kejam debt collector PT tersebut mengambil dan memaksa saya untuk meyerahkan sepeda motor saya, mereka tidak perduli dengan keadaan saya, padahal saya sudah memohon dengan mereka apalagi anak saya masih kecil dan menangis saat itu, sedih sekali saya bang rasa nya dan saya berharap agar bapak kapolres Labuhanbatu yang baru ini bisa menangkap debt collector di PT tersebut," ucapnya kepada wartawan dengan rasa sedih.

"Semoga harapan saya kepada masyarakat agar berhati hati dan waspada dengan debt collector PT tersebut apabila ketemu dengan debt collector itu maka di tanya identitas nya terlebih dahulu maka teriakin aja rampok dan jangan mau menyerahkan sepada motor nya, tutupnya.

Sementara itu Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK,MH saat di konfirmasi melalui via what app terkait 
Apakah di benarkan dept collector mengambil atau merampas sepada motor di jalan kapolres menjawab.


"Nanti saya cek, karena saya lagi rapat," ucapnya dengan singkat,"

Sampai berita ini dionlinekan, belum ada keterangan resmi dari Dirut PT Marluga Jaya Lestari Labuhanbatu Berry Lumban Gaol saat di konfirmasi melalui via WhatApps.(SR) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size