Skip to main content

Wakil Bupati Nunukan  Dorong Master Plan Perbatasan untuk Tarik Perhatian Pusat

Nunukan, TuntasOnline.id - Wakil Bupati Nunukan Mendorong penyusunan Master Plan, pembangunan berbasis karakteristik wilayah perbatasan untuk, menarik perhatian pemerintah pusat. Master Plan ini, atau yang di sebutnya sebagai Kamis perbatasan dinilai penting karena akan memetakan potensi permasalahan, dan tantangan di setiap wilayah kabupaten Nunukan, Sabtu 26/04/2025.

Setiap wilayah punya karakter berbeda, seperti Nunukan, sebatik, Krayan, dan kabudaya. Perencanaan pembangunan harus sesuai potensi dan Geopolitik masing-masing. Menurutnya, Master Plan ini harus berisi data program yang jelas dan langsung dapat di ajukan ke pusat, tanpa perlu penjelasan deskriptif berlebihan. Kita harus punya data konkrit, By name by Address untuk di usulkan keperintah Pusat. 

Hermanus menyebutkan, sembilan organisasi perangkat Daerah (OPD) akan berperan penting dalam menyusun Kamus program pembangunan kawasan perbatasan. Antara lain, Bappeda, Dinas pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PU-PR, Dinas PERKIM, Dinas Pertanian ketahanan pangan, Dinas perikanan,Dinas perhubungan, dan badan pengelola perbatasan daerah.

Program pembangunan akan di bagi berdasarkan Empat kawasan perbatasan, pulau kota Nunukan, pulau kota sebatik, kebudaya dan Krayan. Setiap kawasan harus punya kamus program sesuai kebutuhan dan tantangannya.

Dengan Master plan ini, Hermanus Optimis Nunukan dapat membangun platfrom pembangunan, berkelanjutan dan inovatif, berbasis potensi lokal. Kemudian ia menegaskan, bahwa isu Perbatasan harus terus di gaungkan agar Nunukan menjadi prioritas dalam program strategis Nasional. Dan juga ini bukan hal yang baru, pak paridil Murad, saat menduduki jabatannya sebagai wakil bupati Nunukan periode 2016 sampai 2020, juga pernah menyampaikan soal ini, setelah 25 tahun kita harus berhenti menyamaratakan kebutuhan tiap wilayah. 

(SRF)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size