Soal Angkutan Batu Bara, Dewan : Pengawasan Eksekutif dan Kesadaran Pengusaha Jadi Kunci
Bengkulu, TuntasOnline.id - Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Dempo Xler menanggapi perihal polemik angkutan batu bara yang menjadi pemicu kerusakan jalan.
Dirinya menilai jikalau Perusahaan diminta membuat jalur khusus tentu ini agak lucu dikarenakan jalurnya dibuat di mana.
"Perusahaan Batubara itu wajib memiliki jalur sendirikan, ada perda nya. Cuman persoalannya agak lucu, dia mau buat jalannya di mana," kata Dempo.
"Misalnya dari Bengkulu Utara ke Pulau Baai, mau buat jalan di mana pasti melalui pemukiman penduduk. Dari Taba Penanjung buat jalan sendiri, mau buat jalan nya di mana," jelasnya.
Dirinya juga menambahkan jikalau jalur khusus tidak memungkinkan, ada lebih baiknya jikalau aturan tonase kelas jalan yang dilewati dipergencar dan diperketat penerapannya.

"Makanya kalau belum memungkinkan membuat jalan itu solusi keduanya adalah angkutannya diatur sesuai dengan kemampuan jalan. Itu yang diperketat, artinya tidak boleh truk angkutan Batubara maupun lainnya tidak boleh melebihi tonase kelas jalan itu," beber Politisi PAN ini.
"Itu juga jadi problem, sebenarnya harus diatur. Kalau aturan itu sudah banyak, yang nggak jalan itu adalah pertama, pengawasan dari eksekutif misalnya dinas perhubungan, kesadaran pemilik usaha untuk mentaati itu, menurut ku perlu terus diekspos soal itu agar paham baik pemerintah maupun pihak perusahaan," papar Dempo.
"Pernah ada kasus kecelakaan antara truk batubara dengan motor warga di Kerkap, Bengkulu Utara. Ini bukan karena batubara tapi pengendara truk yang tidak mematuhi, maka perlu diperiksa juga SIM sopir itu. Perlu juga edukasi akan aturan di jalan raya ini," ujar Dempo.
- 11 views
Facebook comments