Lakukan Perlawanan, Kurir Shabu Berhasil Diringkus
PRABUMULIH, TuntasOnline.Com - Bandar dan Kurir Shabu yang masuk DPO lakukan perlawanan terhadap Anggota Badan Narkotika Nasional Kota Prabumulih saat dilakukan penangkapan. Dari kejadian tersebut Bandar berinisial DD berhasil melarikan diri namun 2 Kurir Shabu berhasil diringkus.
Perlawanan yang dilakukan yaitu berupa Pengeroyokan terhadap Anggota BNNK Prabumulih ini yang saat itu lagi undercover buy mencoba menangkap bandar sabu dan kurirnya. Anggota BNNK Prabumulih Brigadir R dikroyok bandar dan kurir sempat bahkan senjata milik anggota BNN Prabumulih tersebut berhasil direbut DD dan membuang senjata di sungai kelekar disaat DPO ingin kabur dan melarikan diri.
Meski bandar narkoba DD tak berhasil di bekuk, tetapi angota BNNK Prabumulih berhasil menangkap kurirnya yaitu Sodikin alias Okin (28) dan Febri Anto (22). Dari tangan Okin ditemukan sabu-sabu seberat 0, 30 gram dan 1,40 gram dan handpone serta uang tunai Rp 34 ribu. Sementara senjata milik anggota BNN Prabumulih yang direbut dan dibuang berhasil ditemukan.
Informasi di himpun oleh angota BNN kota Prabumulih, penangkapan berawal pada hari Senin 04/02/19 pukul 14.00 WIB anggota BNN Prabumulih menangkap Febri di Jalan Tebat Prabusari yang saat itu lagi transaksi narkoba. Setelah dilakukan penyidikan dasar dan pengembangan terhadap Febri didapatlah nama Okin yang memasok sabu kepadanya.
Lalu oleh anggota BNNK Prabumulih, Febri
disuruh untuk memesan lagi narkotika jenis sabu-sabu kepada Okin. Setelah sepakat Febri dan Okin ketemuan di pinggir rel kereta api dibelakang Indomart Alai Batu. Petugas BNNK Prabumulih pun ikut meluncur dan mengawasi disekitar lokasi transaksi.
Anggota BNNK Prabumulih yang undercover ikut turun untuk menemui Okin.
Tanpa membuang waktu petugas yang melakukan penyamaran Iangsung mencoba mengamankan Okib, tetapi pelaku melakukan perlawanan serta berteriak-teriak memanggil seeeorang dengan inisial DD untuk menolongnya.
Mengetahui yang membeli petugas BNN, DD langsung ikut mengeroyok anggota BNN yang saat itu sedang berkelahi dengan Okin. Saat sedang berkelahi itulah DD berhasil merebut senjata api milik anggota BNN dan Iangsung melarikan diri kearah Prabusari. Mengetahui rekannya kena keroyok anggota BNN Prabumulih mengejar DD. Pelaku yang kabur membuang senjata api petugas ke sungai kelekar sementara sabu-sabu berhasil diamankan.
Saat diwawancarai tersangka Okin mengaku sabu-sabu itu milik DD. "Sabu itu punya DD. Aku la 6 bulan jual sabu. Aku memang ikut ngeroyok anggota BNN, karena ingin kabur," terangnya, Rabu (6/2).
Kepala BNNK Prabumulih, Ibnu Munzakir mengatakan, saat ini DD masih dalam pengejaran. Untuk senjata api yang dirampas pelaku telah kita temukan. Dua paket sabu berhasil diamankan. Kedua tersangka kita kenakan pasal 112 dan 114 dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara," pungkasnya.
- 103 views
Facebook comments