PP Demo Kejari, Teuku : Jangan Ada Pihak yang Klaim Kebenaran Hanya Milik Mereka
Bengkulu, tuntasonline.com - Terkait didemonya Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bengkulu oleh MPC Pemuda Pancasila pada Senin pagi (16/04), mendapat Tanggapan dari Salah satu Anggota DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain yang juga Wakil Ketua (Waka) II.
Sebelumnya Pagi ini Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kota Bengkulu gelar Aksi Unjuk Rasa yang dilaksanakan di depan kantor Kejaksaan Negeri Bengkulu Jl. Seokarno Hatta Kel. Anggut Atas Kec. Ratu Samban Kota Bengkulu dengan massa yang berjumlah sekitar 60 orang.
Adapun tuntutan aksi yaitu sebagai berikut:
- Meminta Kejaksaan Negeri Bengkulu untuk segera menetapkan tersangka atas kasus dugaan penggelapan keuangan Negara di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Bengkulu yang berawal dari nyanyian / pernyataan srd. Sofyan (Mantan Kadis PPKAD Kota Bengkulu).
- Meminta Kejaksaan Negeri Bengkulu untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut terkait hasil audit BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Perwakilan Bengkulu terhadap LKPD Pemerintah Daerah Kota Bengkulu yaitu di Dinas PPKAD Kota Bengkulu, RSUD Kota Bengkulu, Dinas PUPR Kota Bengkulu berdasarkan hasil investigasi kami dan temuan BPK di lingkungan OPD tersebut sangat berpotensi keuangan Negara.
- Meminta Kejaksaan Negeri Bengkulu untuk mengusut tuntas indikasi pungutan liar terhadap tenaga honorer dilingkungan Sekretariat DPRD Kota Bengkulu.
Saat dijumpai tuntasonline.com Senin siang (16/04) Waka II DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain menjelaskan bahwasannya demo dan aksi memang merupakan hak selaku rakyat Indonesia, namun Beliau meyakini sekelas kejaksaan, kepolisian dan lembaga hukum lainnya memiliki independensi.
"Persoalan demo atau aksi ini adalah hak siapa saja di Negara yang diatur undang-undang, tapi kemudian mempengaruhi atau tidaknya itu proses hukum. Tentu yang namanya kejaksaan, kepolisian dan lembaga hukum lainya punya independensi. Jadi untuk apa didemo itu sedangkan itu hukum sedang berjalan, Kami sangat yakin dan percaya penegak hukum kita ini punya indepedensi dan profesional dalam menjalankan tugasnya" ungkap Teuku.
Teuku Zulkarnain sangat menyayangkan Demo itu digelar serta menanyakan ada apa dibalik demo ini ? karena Beliau menilai Demo tersebut terkesan menyuarakan persoalan pribadi dan tidak fear.
"Jadi yang menjadi pertanyaan, ada apa dibalik itu kan ini sudah berjalan ada apa. Mengangkat persoalan pribadi di sana, saya lihat tadi ada disebut dan diteriaki nama Sekda, istri pak Helmi, itu hal yang tidak baik dan tidak fear. Ada apa ini" tegasnya.
Beliau juga menambahkan jangan sampai demo ini nantinya akan memunculkan pihak yang mengklaim bahwa kebenaran milik mereka saja serta Beliau juga menghimbau jikalau ada hal yang kurang jelas untuk di selesaikan baik-baik terlebih dahulu.
"Tentu nanti persoalannya, jangan ada pihak yang mengklaim bahwa kebenaran milik mereka saja karena juga ada pihak yang meyakini hal itu tidak benar. Jadi saya berharap bila ada hal yang kurang jelas lebih baik dengan cara baik-baik, musyawarah, mufakat, diskusi, walaupun itu adalah hak untuk seluruh Rakyat Indonesia untuk melakukan aksi" tambah Zulkarnain. (ReTra)
- 108 views
Facebook comments