Bupati Karo Hadiri Deklarasi Pemilu Damai dan Penandatangan Kesepakatan Pendanaan
Karo,Tuntasonline.id - Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang menghadiri acara Deklarasi Pemilihan Umum (Pemilu) Damai. Acara juga dirangkai dengan Penandatanganan Kesepakatan Pendanaan Pilkada 2024 oleh Pejabat Gubernur Sumatera Utara Dr. Hasanuddin dengan para kepala daerah se-Sumut.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karo mengungkapkan, untuk menciptakan Pemilu 2024 yang damai dibutuhkan sinergi dalam membangun semangat persatuan dan kesatuan. Tentunya untuk mengawal Pemilu dan memastikan proses demokrasi ini berlangsung damai, aman, tertib, lancar dan kondusif.
Bupati juga mengajak semua pihak peserta pemilu untuk menunjukkan kedewasaan dan kematangan dalam berdemokrasi.
"Mari bersama-sama mewujudkan Pemilu yang bermartabat, dan berintegritas untuk melahirkan pemimpin berkualitas yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih maju dan lebih baik," kata Bupati.
“Tadi, semua sepakat dan berkomitmen untuk melaksanakan Pilpres dan Pileg, dengan senantiasa menjaga kondusifitas. Hindari kegiatan kampanye yang sifatnya provokatif, penyebaran hoax yang bisa memecah belah di masyarakat, kita ingin pemilu itu damai, sehat dan berkualitas,”imbuh bupati.
"Bupati juga mengajak seluruh peserta Pemilu untuk menjalankan kampanye yang berkualitas dengan mengedepankan aspirasi rakyat dan program yang konstruktif tanpa menjelekkan lawan politik, melakukan provokasi/kekerasan atau memanfaatkan isu SARA,"ucap bupati, yang disampaikan oleh Kadis Kominfo F.Leonardo Surbakti, SSTP, kepada wartawan, Kamis (28/9/2023).
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin menyebutkan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 sebagai agenda pesta demokrasi terbesar dan pertama kali dilaksanakan. Karenanya, potensi kerawanan serta upaya kerja keras semua pihak menyukseskannya menjadi catatan penting.
Demikian disampaikan Pj Gubernur Hassanudin pada acara Penandatanganan Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024 dan Penandatanganan Kesepakatan Pendanaan Bersama Pilkada Serentak 2024, di Ballroom, Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo, Medan, Sumatera Utara, Rabu (27/9).
Dalam sambutannya, Pj Gubernur menyampaikan bahwa Pemilu 2024 mendatang sebagai yang terbesar, mengingat selain memilih calon anggota DPD RI, DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan Pilpres di saat bersamaan, juga akan berlangsung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak seluruh Indonesia di tahun yang sama. Hanya beberapa bulan setelah pencoblosan di Pemilu Pileg dan Pilpres.
“Dalam pelaksanaannya akan menghadapi berbagai potensi permasalahan atau kerawanan, mulai dari persiapan kebutuhan/anggaran, data pemilih, distribusi logistik Pemilu, kapasitas dan beban kerja petugas, sampai dengan penetapan calon terpilih,” ujar Pj Gubernur.
Lanjut Pj Gubernur menyampaikan, untuk itu dibutuhkan perhatian, usaha dan kerja keras dari semua pihak agar pelaksanaan pesta demokrasi di tahun 2024 dapat berjalan dengan baik dan lancar serta kondusif, dengan asas sebagai prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (Luber Jurdil).
Dengan upaya dan kerja keras bersama mengantisipasi potensi permasalahan, lanjut Hassanudin, Pemilu 2024 menjadi pesta demokrasi yang demokratis. Dengan demikian, berbagai potensi kerawanan yang bisa saja muncul dapat dicegah, terutama dengan deklarasi damai yang ditandatangani seluruh peserta Pemilu.
Deklarasi ini turut dihadiri, Forkopimda Sumut, pimpinan partai politik, seluruh calon DPD asal Sumut, para Bupati/Walikota Se-Sumut, KPU Kab/Kota, Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kab/kota.(wan/TO)
- 33 views
Facebook comments