Skip to main content
T

Jelang Lebaran BPOM Gencar Sidak

Bengkulu, Tuntasonline.com - Jelang hari raya idul Fitri 1440 H Badan Pengawas Obat dan Makanan(BPOM) yang bersinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi serta kata Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pusat perbelanjaan Hypermart Bengkulu Indah Mall (BIM) , Selasa (28/5/2019). Hal ini mengingat untuk menjaga keamanan makanan saat menjelang hari raya idul Fitri tersebut.

Kepala BPOM provinsi Bengkulu, Syafrudin mengatakan sidak ini dilakukan guna memastikan kualitas serta keamanan makanan dan minuman jelang hari raya idul fitri untuk dikonsumsi masyarakat.

"Dari pantauan kita disemua outlet itu tadi ditemukam 2 item yang kadaluarsa dan  2 produk itu adalah kemasan beku dan kita serahkan ke pihak hypermart untuk ditindak secara internal, " ucap Syafrudin.

Ia mengungkapkan bahwa menyayangkan produk yang masih terpajang dengan masa berlakunya sudah masuk bulan Mei 2019 maka itu sudah expired. Terkait dengan item yang ditemukan akan dikembalikan pada pihak Hypermart namun tetap diamankan dengan administrasi yang jelas sesuai dengan surat tanda penerimaan. 

" Kita tegaskan untuk masa berlaku produk itu jika sudah masuk 1 Mei atau awal bulan maka produk tersebut sudah dinyatakan expired. Masalah tindak lanjut nanti akan disesuaikan dengan prosedur,  yang jelas kalau temuan kita kalau ada temuan tidak ada selesai di tempat tapi harus di bawa ke kantor, " kata kepala BPOM Bengkulu.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Disperindag Lierwan mengatakan bahwa human error adalah penyebab ditemukannya item tersebut.

" Sidak ini dilakukan untuk melindungi konsumen dan pemerintah harus hadir dalam kondisi puasa dan lebaran. Perihal 2 item yang diamankan tadi tetap kita lakukan pendekatan-pendekatan yang persuasif, "kata Lierwan.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Pelayanan dan Kesehatan, Edriwan Mansyur terkait sidak di pusat perbelanjaan Hypermart.

" Kalau ada minuman kaleng yang kemasannya rusak itu sudah tidak layak untuk di konsumsi karena kaleng yang tidak lurus atau rata itu sebagai tempat ritensi kuman-kuman berkembang dan itu seharusnya sudah langsung di tarik, "ucap Edriwan Mansyur.(Cw1)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size