Kericuhan Aksi HMI Diredam, Berujung Dengan Pengamanan dan Korban Cidera
Bengkulu, TuntasOnline.Com - Terkait pemberitaan sebelumnya, kericuhan aksi Demo Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bengkulu yang menyuarakan kekecewaan kepada Pemerintahan Jokowi-JK di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa Siang (18/09) berhasil diredam pihak kepolisian.
Ratusan Personil gabungan Polda dan Polresta Bengkulu diturunkan dalam kericuhan ini, sebelumnya aksi ini berjalan damai dengan Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam HMI Cabang Bengkulu. Namun, massa memaksa masuk ke dalam Gedung DPRD Provinsi Bengkulu hingga terjadilah bentrokan antara pihak Kepolisian dan Massa pendemo.
Aksi kemudian berlanjut dengan pelemparan batu dan massa juga membakar kayu di depan pintu Masuk di depan Pintu Masuk Gedung DPRD. Melihat kondisi tak kondusif, akhirnya pihak Kepolisian mengeluarkan tembakan watercanon, tembakan gas air mata, hingga menurunkan Anjing Pelacak untuk menghalau massa.
Sekira pukul 15:45 WIB massa berhasil dihalau dengan mengamankan beberapa mahasiswa yang diduga sebagai provokator.
"Untuk yang diamankan ini belum kita cek, ada sekitar 8-an orang. Kita turunkan pasukan gabungan sesuai SOP kita. Ada sekitar 8 personil kita juga yang mengalami cidera, 2 diantaranya dibawa ke Rumah Sakit" ujar Kapolresta Bengkulu, AKBP Heru Prianggodo saat sesi wawancara.
Untuk mengantisipasi aksi lanjutan, pihak Kepolisian disiagakan langsung di Gedung DPRD Provinsi Bengkulu sampai situasi dinyatakan kondusif sepenuhnya. (ReTra)
- 172 views
Facebook comments