Tim Pacific Partnership Lakukan Seminar Pencegahan Penyakit Rabies
Bengkulu, Tuntasonline.com - Angkatan Laut Amerika Serikat lakukan Kunjungan ke Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu dalam Rangkaian Kegiatan Pacific Partnership 2018 guna lakukan seminar terkait Penanganan dan Pencegahan Penyakit Rabies pada Selasa(3/4).
Dalam Kunjungannya kali ini, Tim Pacific Partnership Amerika memberikan seminar terkait penanganan dan pencegahan penyakit rabies. Penjabat Walikota, Budiman Ismaun yang turut hadir dan mendampingi rombongan tim Pacific Partnership mengatakan bahwa apa yang diberikan oleh Tim Pacific Partnership Amerika adalah sesuatu yang berharga, karna apa yang diberikan oleh Tim Pacific Partnership nantinya sangat berguna bagi Pemerintah dalam mencegah, menangani, dan memberantas Penyakit Rabies tersebut.
"Mudah-mudahan kita dapat menyerap ilmu mereka bagaimana cara penanggulangan, pencegahan, dan pemberantasan penyakit rabies ini yang tentu ditularkan oleh mungkin, anjing, kera, kucing, dan sejenisnya lah, jangan sampai kita sudah terjadi baru mencari solusi, mumpung belum terjadi nah sekarang kita pahami," Ujar Pj Wali Kota Bengkulu Budiman Ismaun ketika di wawancarai usai seminar.
Pj Wali Kota Bengkulu Budiman juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu sangat mendukung kegiatan tersebut. Senada dengan Penjabat Walikota, Arif Gunadi selaku Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu mengungkapkan bahwa seminar yang diberikan oleh Tim Pacific Partnership Amerika ini merupakan pengetahuan yang berharga dan akan membantu Pemerintah dalam menangani dan menghadapi persoalan Pemyakit Rabies.
"Berkaitan dengan Penyakit rabies ini kan bagaimana cara menanggulanginya kalau sudah terjadi apa yang sudah kita lakukan, kan kita mau lihat bagaimana pengalaman mereka di Amerika termasuk teknik-teknik penangkapan anjing liar, jadi menambah pengalaman buat kita," Ungkap Arif Gunadi.
Diakui Arif Gunadi, memang di beberapa tempat di Kota Bengkulu terdapat populasi anjing-anjing liar. Akan tetapi, Arif Gunadi mengatakan bahwa Populasi anjing liar di Kota Bengkulu tidak banyak sehingga belum menimbulkan masalah yang serius.
Pada tahun 2017 dikatakan ada dua kasus terkait Infeksi Rabies dan kedua kasus tersebut dapat ditangani dengan baik oleh Dinas Kesehatan Kota Bengkulu.
"Tahun 2018 ini belum ada kasus rabies yang kita temukan di Kota Bengkulu, 2017 kemarin ada dua kasus, cuman langsung di tindak lanjut, begitu di gigit langsung kita suntik Vaksinasi Anti Rabies, di Dinas Kesehatan itu Stand by, makanya kalau masyarakat Kota Bengkulu kalau di gigit anjing, Kucing bisa menghubungi Dinas Kesehatan terdekat," Ucap Kadis Pangan dan Pertanian Tersebut.(CW4)
- 47 views
Facebook comments