Diduga Warek III IAIN Tak Paham Organisasi, Stand LK HMI Dibubarkan
Bengkulu,Tuntasonline.com - Wakil Rekor III Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bengkulu Diduga Tak Paham Organisasi,Bubarkan Stand pendaftaran Latihan Kader (LK),Pada Rabu Siang (28/3).

Pantauan Wartawan Tuntas Online,Warek III IAIN Dr.Samsudin,M.Pd mengintruksikan kepada Satpam agar membubarkan stand LK HMI.
Menurut Salah satu anggota (senior) HMI Komisariat IAIN Bengkulu, Soprian Ardianto, bahwa perlakuan seperti sungguh sangat tidak baik karena selaku pihak pimpinan dari kampus, tidak sewajarnya membubarkan stand dengan secara paksa seperti itu.
"Jika memang tidak boleh membuka stand, Kenapa pada hari-hari sebelumnya ketika organisasi lain masih buka tidak dibubarkan, ini jelas sebuah perlakuan yang tidak adil, dan jika memang kita (HMI Komisariat Bengkulu) melanggar, seharusnya kita diberi peringatan berupa surat teguran, itu kan yang harus dilakukan, karean sebuah institusi pasti mengerti administratif", jelas Soprian Ardianto.
Lanjut Soprian menambahkan HMI sudah sempat melakukan negosiasi bersama Warek III. Namun, di ruangan tersebut ada 3 (tiga) orang Wakil Rektor yang hadir, karena merasa permasalahan ini hanya dengan Warek III, para kader HMI ini menolak untuk melanjutkan negosiasi.
"Kita sudah sempat ingin bernegosiasi, akan tetapi kita malah diajak diskusi diruang Warek II, permasalahannya kita ingin berdiskusi bersama warek III kenapa diruang warek II, dan disana ada Warek I, Warek II, dan Warek III, karena merasa dikeroyok kita akhirnya menolak untuk melanjutkan", sambungnya.
Soprian juga menjelaskan, bahwa pihak HMI Komisariat IAIN selanjutnya akan melakukan pembahasan secara serius. Bahkan, tegas Soprian menjelaskan pihaknya juga akan berupaya melibatkan Korps Alumni HMI (KAHMI) dan pengurus HMI Cabang Bengkulu, karena ini menyangkut lambang dan bendera HMI yang dirampas oleh mereka (pihak Kampus,red).
"Kita tidak masalah jika spanduk kita dicopot, namun jika merampas bendera yang merupakan lambang dan simbol sebuah organisasi, kami tentu tidak akan bisa menerima, dan hal ini akan kita bahas jika perlu akan kita libatkan semua Alumni, dan pengurus cabang karena ini menyangkut dengan martabat organisasi", beber Soprian Ardianto dengan keras.
Ketika meminta Klarifikasi atau Hak jawab ke Pihak Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan IAIN Bengkulu. Namun, yang bersangkutan belum bisa dihubungi.(RR)
- 324 views
Facebook comments