Rapat Alot DKP Dan Nelayan Trawls Buahkan Hasil
Bengkulu, tuntasonline.com - Rapat yang digelar Lanal Bengkulu dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu dengan mengundang Nelayan Trawls memang berlangsung alot dan menegangkan karena saat Rapat ini semua aspirasi Nelayan Trawls meluap-luap.
Untuk menjaga kondisi tetap aman akhirnya Rapat dihentikan dan dilanjutkan dengan Diskusi Tertutup di Ruangan Palaksa Lanal Bengkulu dan Diskusi ini dilakukan secara tertutup. Diskusi tertutup itu langsung mempertemukan Palaksa Lanal Bengkulu Mayor Laut Rayindra, Plt Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Ivan Syamsurizal serta Perwakilan Nelayan Trawls.
Dalam Rapat sebelumnya Ketua Nelayan Trawls Syamsuddin menjelaskan bahwasannya Kalau belum ada kepastian dari Pemerintahan Nelayan Trawls mohon izin melaut karena penghidupan Mereka sangat bergantung pada mata pencarian tersebut sampai Pemerintah benar-benar mendapatkan solusi yang pasti.
Setelah menunggu sekitar 45 menit tepat Pukul 11:15 WIB (23/02/2018) Diskusi Tertutup pun selesai dan Media segera meminta klarifikasi kepada Plt Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Ivan Syamsurizal.
Dalam penuturannya Ivan menjelaskan bahwasannya Beliau telah mengambil keputusan dengan Perwakilan Nelayan Trawls untuk membantu Mereka mengganti alat tangkap Trawls yang dilarang, dan Pemerintah akan siap memberikan bantuan alat ganti tangkap yang siap diuji dilapangan agar tidak ada kata saling merugikan.
Alat ganti tangkap tersebut meliputi : Pacing Tondak, Gril Net, Rawai dan Lainnya selain Trawls yang nantinya akan diujikan mana yang layak menggantikan Trawls agar tidak terjadi kesenjangan yang berbuntut konflik nantinya.
Dari informasi yang tuntasonline.com terima, sementara Nelayan Trawls akan melaut menggunakan dengan alat tangkap lain selain Trawls sampai menerima bantuan yang akan diturunkan dari Pemerintah.
"Nelayan trawls sudah sepakat untuk diganti alat tangkap Mereka yang dananya kira-kira 20 Juta Perkapal, dan Nelayan Trawls dari lokalisir hanya ada di Kota Bengkulu dan Muko-muko yang berjumlah kurang lebih 350 Nelayan Trawls serta Kurcuran dananya sekitar 7 M" tutur Ivan
Beliau juga menambahkan Beliau akan memohon kepada Plt Gubernur secepatnya memenuhi hal ini dengan cara pergeseran anggaran tanpa harus menggunakan APBDP. Terpantau sekitar 180 Nelayan Trawl datangi Markas Lanal Bengkulu.(Cw1)
- 97 views
Facebook comments