Gubernur Helmi Sidak ke Kantor Distangan
Bengkulu, TuntasOnline.id - Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat. Dalam kunjungan tersebut, ia langsung menyoroti sejumlah permasalahan yang ada di dinas tersebut.
Salah satu temuan yang menjadi perhatian Gubernur adalah absennya lahan tanam yang seharusnya dimiliki oleh dinas yang bertanggung jawab atas ketahanan pangan di daerah.
“Saya cukup kaget mengetahui bahwa Dinas Ketahanan Pangan tidak memiliki lahan untuk menanam berbagai tanaman pangan. Padahal ini penting sebagai bagian dari ketahanan pangan kita,” kata Helmi Hasan.
Sebagai langkah awal untuk mengatasi hal ini, Gubernur mengusulkan agar Dinas Ketahanan Pangan dapat memanfaatkan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) yang memiliki luas sekitar 1.200 hektare sebagai lokasi penanaman dan budidaya tanaman pangan.
Selain itu, Gubernur juga menyinggung soal terbatasnya anggaran untuk penyediaan cadangan beras. Berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Arif Gunadi, dana yang tersedia pada tahun 2025 hanya sebesar Rp96 juta, yang hanya cukup untuk membeli sekitar 6,2 ton beras. Jumlah ini masih jauh dari kebutuhan ideal, yang diperkirakan melebihi 10 ton.
Menanggapi hal tersebut, Helmi meminta agar dilakukan pengajuan tambahan dana pada APBD Perubahan, mengingat persoalan pangan merupakan kebutuhan mendasar yang harus diprioritaskan.
“Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Coba nanti usulkan di APBDP untuk penambahan anggarannya, agar Stok beras kita ditambah,” tegas Helmi.
Dalam kesempatan itu, juga dibahas rencana pemanfaatan Gedung Semarak oleh Dinas Ketahanan Pangan. Gedung ini direncanakan akan digunakan sebagai dapur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menjadi gudang logistik. Pasalnya, dapur MBG yang ada saat ini dinilai belum memadai untuk memenuhi kebutuhan yang ada.
"Kita ingin ada penambahan dapur MBG. Hal ini guna menunjang MBG untuk siswa/siswi berjalan efektif," ujar Helmi Hasan.

- 12 views
Facebook comments