Skip to main content
Konsumen Perumahan Davarel Gren Wisata Keluhkan Fasilitas

Konsumen Perumahan Davarel Gren Wisata Keluhkan Fasilitas

Deliserdang, Tuntasonline.com -  Salah satu konsumen perumahan Davarel Gren wisata di Desa NamoTualang, Simpang ranting, Dusun tiga, Kecamatan biru-biru Kabupaten Deliserdang, Warga yang tidak ingin disebut namanya berinisial (is) yang tinggal di komplek Desa perumahan sangat menyesalkan dan kecewa atas janji-janji pihak Develover. 

Ada pun fasilitas umum, terkesan amburadul, mulai dari fasilitas seperti jalan utama, Sangat membahayakan bagi yang melintasinya, dan sudah pernah memakan korban jiwa akibat dari kerusakan yang sangat parah," Terang (is) Pada Hari Selasa (22/06/2021). 

(Is) menjelaskan bahwa kebutuhan air sangat lah minim, tidak bisa memenuhi kebutuhan para punghuni perumahan tersebut.

"Waktu pembagian air dibagi menjadi dua tahap, itupun cuma 10 menit dalam perhari."Jelas is.

"Abang bayangkan lah berapalah air yang bisa kami hasilkan."Ucapnya kepada awak media saat melakukan kan wawancara. 

Saat tim awak media mendatangi lokasi perumahan tersebut, memang benar untuk fasilitas jalan utamanya terkesan amburadul, tidak seperti perumahan semestinya.

(is) menambahkan para konsumen perumahan Davarel Gran wisata, Desa Namotualang, Simpang ranting, Dusun 3 Kecamatan biru-biru, pernah mengajukan keluhan mereka kepada pihak Deploper dan pihak BTN.

"Terkait permasalahan ini tapi belum ada relasasi atau bukti nyata yang dilihat, hanya seperti angin surga yang berhembus di berikan pada kami."Tutupnya.

Melanjutkan wawancara dari konsumen Daparel Gren wisata, tim awak media lanjut konfirmasi ke pihak Developer.

"Untuk fasilitas (faslum) seperti jalan, tidak menjadi tanggung jawab/tidak masuk angaran penuh pihak developer, tapi tanggung jawab Dinas Tarukim, masih menunggu bantuan dari pihak Dinas tarukim,dan sudah kita ajukan."jelas Paul selaku Direksi Davarel Gren wisata.

"Kalau fasilitas asumsi air sudah ada kesepakatan akad perkreditan dari pihak konsumen dan developer agar di kelola oleh konsumen."Tutup Sony selaku komisaris.
(ET/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size