Skip to main content
Cerita Darius Sembiring Ceraikan Narkoba Hingga Eksis Jadi Seniman

Cerita Darius Sembiring Ceraikan Narkoba Hingga Eksis Jadi Seniman

Karo,Tuntasonline.com - Salah satu seniman Karo Darius Sembiring (51) yang tinggal di Kabanjahe, Kabupaten Karo masih tetap eksis berkarya di blantika musik Karo hingga saat ini. Namun menurutnya, ditengah pandemi covid-19 setahun lebih melanda negri yang membuat para pekerja seni terpuruk akibat tidak bisa beraktifitas seperti biasanya.

Ditengah negara khususnya di kabupaten Karo dilanda wabah virus Corona, Darius Sembiring sedikit bercerita kepada wartawan, Rabu (09/06).

Awalnya, album pertamanya berkolaborasi keybord dengan musik tradisional Karo yang di sebut dengan gendang salih sekitar pada tahun 1997.

Dengan keyakinan saya saat itu, selaku pekerja seni yang menciptakan dan mempopulerkan album gendang salih pertama diedarkan di blantika album musik Gendang Karo, dengan artisnya Morina Br Sembiring, Netty Vera Br Bamgun dengan judul lagu "Ula tergoda" hasil cipt dari Ersada Sembiring Brahmana.

"Pada saat itu album saya direkam dan diedarkan masih dengan pita casete. Diketahui Kaset tersebut laku di pasaran dengan lumayan memuaskan terjual mencapai 65 ribu copy yang di produksi dan diperbanyak oleh produser Gesit record pada saat itu,"tuturnya.

"Sebagai seorang musisi, saya juga ikut melengkapi bernyanyi satu buah lagu di album gendang salih tersebut, yang berjudul "PULAU SARI" dengan alunan vokal cukup lumayan syahdu untuk dinikmati pencinta musik Karo," ujarnya.

Berkat dari album gendang salih berjudul "Pulau Sari" tersebutlah membuat saya di blantika musik Karo semakin dikenal, dan membuat saya semakin termotivasi untuk terus berkarya dalam dunia seni, Ujar Darius yang mempersunting Morina Br S yang juga aktif sebagai pekerja seni.

Sambil menikmati nikmatnya rasa kopi Karo, Darius Sembiring melanjutkan kenangannya dalam dunia seni. 

Setelah sukses dalam album tersebut, selanjutnya saya berkarya menciptakan gendang salih "Cobra" yang pada saat itu lagi ngetren musik Cobra musiknya dari sungai Gangga India, sehingga banyak masyarakat Karo bahkan etnis suku lain yang menyukai namanya gendang salih cobra tersebut.

"Dari keberhasilan saya mengkoloberasi musik tradisional Karo dan kibord gendang salih ke publik menjadi salah satu kebanggaan bagi saya, dan memacu saya untuk tetap semangat dan terus berkarya dalam dunia seni," ujarnya.

"Hngga saat ini, tetap terus berkarya dan berinofasi menciptakan syair syair lagu Karo serta ikut juga bernyanyi walau dengan suara pas pasan untuk memuaskan masyarakat pendengar musik Karo hususnya," Ucapnya.

Diakhir pembicaraannya, Darius Sembiring menyampaikan, Namun ada satu hal yang sempat menghacurkan talenta, merusak mental saya kala itu, dengan mengkonsumsi yang namanya narkoba.

"Namun, sekarang saya telah MENCERAIKAN NARKOBA, karena tidak ada maanfatnya. Pengalaman saya kiranya bisa menjadi spirit bagi generasi muda Karo untuk tidak mengkonsumsi narkoba. Terlebih generasi muda Karo yang bergelut dalam pekerja seni, mari kita berkarya dalam memajukan musik Karo tanpa tanpa narkoba, kita pasti bisa berkarya tanpa narkoba,"Pungkasnya Mengakhiri pembicaraan sambil menikmati nikmatnya ras kopi Karo asli.

Nantikan dan ikuti karya-karya berikutnya dari Darius Sembiring dalam blantika musik Karo.(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size